Advertorial

Tahun Ini, 75 Orang Raih Beasiswa KPC 

SANGATTA – Setelah melalui proses seleksi terhadap 365 berkas lamaran, PT Kaltim Prima Coal (KPC) akhirnya memilih 75 orang sebagai penerima beasiswa tahun ini. Sebanyak 50 orang merupakan beasiswa program S1 atau D3, 20 beasiswa tingkat Magister (S2), dan lima (5) beasiswa untuk tingkat Doktor (S3).

Acara serahterima dilangsungkan di Aula SMAN 2 Sangatta Utara, Kamis (7/12) kemarin.Hadir dalam acara tersebut antara lain Asisten 1 Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat  Setkab Kutim Mugeni , Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim Akhmadi Baharuddin, GM External Affairs and Sustainable Development (ESD) Wawan Setiawan, GM Human Resources Khudori, Superintendent Community Health and Education Yuliana Datu Bua, orang tua penerima beasiswa, dan para penerima beasiswa..

Dalam sambutannya, Wawan Setiawan mengatakan, program beasiswa merupakan satu dari tujuh program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) KPC. Tujuanya  untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) dan kelak bisa tercipta masyarakat KutaiTimur yang mandiri paska tambang.Karena itu Wawan pun berharap, semua peserta beasiswa bisa kembali ke Kutim untuk mengabdikan ilmunya bagi perkembangan daerah.“Kami berharap semua peserta beasiswa ini bisa kembali membangun daerah. Kita bangun daerah ini bersama-sama, agar tercipta kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat,” kata Wawan.

Wawan menambahkan,  sejauh ini KPC telah memberikan 2.863 beasiswa kepada masyarakat Kutim dari tingkat pendidikan SMP sampai dengan S3.Namun, dalam empat tahun terakhir ini, bantuan beasiswa difokuskan kepada mahasiswa program diploma tiga (D3), strata satu (S1), magister strata dua (S2) dan program doktoral (S3).

“Harapan kami dengan adanya program ini. Pertama, KPC dapat  mendukung program pemerintah wujudkan Kutim Cemerlang. Kedua, memberikan investasi pendidikan sebagai investasi berharaga demi kepentingan masyarakat Kutim. Ketiga, KPC dapat ikut mendukung cita-cita dan keingianan para mahasiswa,” jelasnya.

Sementara itu Mugeni mengatakan, program beasiswa KPC sangat bagus untuk membantu pemerintah dan masyarakat. Mugeni yang mengaku sebagai alumni penerima beasiswa KPC tahun 2005 mengatakan, program beasiswa tersebut sangat membantu dirinya saat menyelesaikan program S2 di Universitas Mulawarman. “Beasiswa dari KPC ini sangat membantu masyarakat. Saya sudah merasakan manfaatnya karena pernah menerima beasiswa KPC tahun 2005 lalu,” kata Mugeni.

Mugeni berharap, program beasiswa tersebut dilanjutkan agar warga masyarakat Kutim lebih banyak lagi yang mengenyam pendidikan tinggi. Namun demikian, mantan Kepala Dinas Sosial tersebut mengarapkan agar setelah lulus nanti kembali mengabdi di Kutim.“Kami harapkan setelah lulus kembali mengabdi di Kutai Timur. Seperti saya ini, setelah lulus kuliah S2 kembali kerja di KutaiTimur,” ujar Mugeni.

Siti Rochani SE MM, penerima beasiswa program Doktor di Universitas Mulawarman mengaku sangat terbantu dengan program beasiswa KPC yang diterimanya. “Beasiswa yang kami terima ini sangat membantu kami. Kita tahu bahwa kebutuhan perkuliahan itu banyak dan membutuhkan biaya yang besar juga.Kami ucapkan terima kasih kepada KPC atas kepeduliaanya kepada kami,” tutur Siti.

Siti yang juga sehari-harinya merupakan pegawai bagian SDM Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kutim mengatakan, program S3 yang sedang digelutinya tidak lain untuk meningkatkan SDM pengawai di lingkungan Perindag. “Itu berkaitan dengan disertasi saya mengenai peningkatan SDM di lingkungan Perindag.Harapannya nanti Staf  Perindag bisa meningkatkan daya saing industri lokal di KutaiTimur,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Agus Sultonik, Guru SD Muhammadiyah 2 Sangatta. Agus yang merupakan penerima beasiswa S2 di Universitas Mulawarman mengatakan, sangat terbantu dengan adanya beasiswa dari KPC. Program beasiswa itu sendiri menurut Agus, sangat bermanfaat untuk pengembangan diri sebagai guru, yang pada akhirnya bermanfaat untuk peserta didik di SD Muhammadiyah.

Sementara itu, Yuliana Datu Bua mengungkapkan, ada peningkatan minat masyarakat terhadap beasiswa KPC. Untuk program beasiswa S1 meningkat sebanyak 66 persen, S2 25 persen, dan S3 meningkat 100 persen.“Kami menilai bahwa peningkatan ini  menunjukan adanya peningkatan minat masyarakat melanjutkan pendidikan. Semoga saja nantinya akan meningkat pula kualitas masyarakat Kutai Timur,” kata Yuli. (ver/adv)

Tags

Related Articles

Back to top button