Bontang

Belum Ada Lonjakan Penumpang di Libur Natal dan Tahun Baru

BONTANG – Libur Natal dan tahun baru di Kota Taman hingga Minggu (24/12) ini, masih belum terdapat lonjakan penumpang. Hal ini terlihat di Terminal Bontang, jumlah penumpang masih sama  seperti hari biasanya. Sedangkan di PO Samarinda Lestari hanya sedikit peningkatan.

Koordinator terminal, Jafaruddin mengatakan jumlah penumpang pada libur ini seperti hari-hari biasanya. Jumlahnya sekitar 300 orang.

“Stabil saja ini tidak ada peningkatan, dari beberapa hari yang lalu juga begitu saja,” kata Jafar.

Menurutnya, sekarang banyak warga yang memiliki kendaraan pribadi. Hal itulah yang menyebabkan rasa enggan untuk menggunakan transportasi massal.

“Ya pasti masyarakat memiliki kendaraan pribadi karena lebih nyaman,” tambahnya.

Akan tetapi, sejumlah 18 bus aktif dari total 39 bus disiapkan untuk mengangkut para penumpang. Jumlah tersebut terbagi dalam 15 bus melayani trayek Bontang-Samarinda dan 3 bus dengan rute Bontang-Sangatta.

Rute dari Bontang menuju Samarinda, terdapat 6 Perusahaan Otobus (PO) yakni Bone Indah Jaya, Jahe Wangi, Sapu Lidi, Gelora, Arafat, dan Damri. Dengan tarif Rp 30 ribu (non-AC) dan Rp 40 ribu (AC).

Sedangkan trayek Bontang-Sangatta hanya dilayani satu PO yaitu Alfian dengan total armada 3 bus. Harga tiket untuk rute ini ialah Rp 28 ribu.

Jafar menuturkan, nantinya pertambahan jumlah penumpang diprediksi saat libur masa perkuliahan selesai. Tepatnya tanggal 2 Januari 2018.

Berbeda, lonjakan penumpang justru terjadi di bus patas PO Samarinda Lestari sejak pekan lalu. Pengelola bus patas, Dewi mengatakan, walaupun jumlahnya tidak drastis tetapi ada tambahan sejumlah 1 bus untuk keberangkatan pagi (06.00 Wita) dan malam (22.00 Wita).

“Ada saja pertambahan penumpang sejak minggu kemarin, untuk keberangkatan pagi dan malam masing-masing 1 armada bus,” kata Dewi.

Semula, pengelola hanya memberangkatkan satu unit untuk keberangkatan pagi dan dua unit di malam hari. Sedangkan untuk keberangkatan sore yakni pukul 19.00 Wita stabil, hanya satu armada saja.

Dewi menuturkan tidak terjadi kenaikan tarif pada arus mudik Natal dan tahun baru ini. Penumpang harus merogoh kocek sejumlah Rp 115 ribu dengan rute Bontang-Balikpapan. Ia memprediksi puncak arus mudik kali ini akan berakhir pada hari ini. (*/ak)

Tags

Related Articles

Back to top button