Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Warga Guntung Keluhkan Infrastruktur

Published

on

Dibaca normal 1 menit

BONTANG – Aspek pembangunan fisik menjadi keluhan warga Guntung. Beberapa akses jalan belum mendapat pengecoran dan urung terbangunnya salah satu masjid. Hal ini dilontarkan saat Komisi I DPRD melakukan kunjungan kerja di kantor kelurahan, Kamis (4/1) lalu.

Salah satunya ialah Ketua RT 04, Burhan, yang menyayangkan belum ada progres pengecoran jalan dari lokasinya menuju RT 06. Padahal sudah empat tahun selalu masuk dalam Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota. Namun, setelah itu usulan program tersebut hilang dengan sendirinya.

“Pembangunan dengan panjang 200 meter dan lebar 4 meter ini selama empat tahun belum tersentuh,” kata Burhan.

Selain itu, ia juga menyampaikan belum ada rencana pembangunan masjid di daerah yang dipimpinnya. Pasalnya, tempat ibadah umat Muslim itu sudah dirindukan sejah dahulu.

Lain halnya dengan Ketua RT 14, Sutara, ia menilai masih ada pelayanan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit yang mengutamakan penanggung jawab pasien. Padahal, posisi pasien sedang berada dalam masa kritis yang membutuhkan perawatan secara cepat.

“Pertama yang mereka (petugas rumah sakit, Red.) cari ialah siapa yang bertanggung-jawab atas pasien. Seharusnya penanganan yang harus diutamakan, pasti ada yang tanggung-jawab nanti,” ujar Sutara.

Terpisah, Ketua Komisi I Agus Haris akan memanggil beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani permasalahan pengecoran jalan untuk dimintai keterangan. Di samping itu, ia juga meminta kepada utusan tiap kelurahan saat Musrenbang agar membawa catatan guna diperjuangkan total.

“Itu juga bisa disampaikan kepada kami supaya kami juga ikut mengawalnya,” kata Agus Haris.

Sementara terkait pelayanan kesehatan menjadi catatan bagi anggota Komisi I DPRD, Yanri Dasa. Politikus Hanura ini menilai sudah berulang kali memanggil beberapa pihak terkait dan dari pernyataan mereka telah menjalankan standar pelayanan secara baik.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca