Breaking News

Tidak Sakit Jantung, Rusmadi Yakin Lolos

SAMARINDA – Pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Rusmadi-Safaruddin menjalani tes pemeriksaan kesehatan jasmani, Jumat (12/1) kemarin. Keduanya merupakan pasangan calon (paslon) terakhir yang melakukan pemeriksaan ini di RSUD AW Sjahranie. Kamis (11/1) sebelumnya, tiga paslon telah lebih dulu menuntaskan pemeriksaan ini.

Duet yang diusung koalisi PDI Perjuangan dan Partai Hanura ini baru melakukan pemeriksaan kesehatan jasmani, karena Kamis lalu Safaruddin mesti melakoni serah terima jabatan (sertijab) di Mabes Polri.

Datang sejak pagi hari sekira pukul 07.00 Wita, pemeriksaan kesehatan jasmani Rusmadi dan Safaruddin dimulai sekira pukul 08.00 Wita. Keduanya baru menuntaskan pemeriksaan pada pukul 14.30 Wita. Kepada awak media, Rusmadi yang datang mengenakan batik menyatakan proses medical check-up secara keseluruhan berjalan dengan baik.

Bahkan mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim ini meyakini bakal lolos dalam pemeriksaan kesehatan ini. “Selama ini saya tidak menderita penyakit. Insyaallah lolos karena tidak ada keluhan penyakit-penyakit seperti penyakit jantung  dan liver,” kata Rusmadi kepada awak media.

Hal yang sama diungkapkan pasangannya, Safaruddin. Mantan Kapolda Kaltim ini menyebut tidak ada yang dikeluhkan selama proses pemeriksaan berlangsung. “Aman,” tegas Safaruddin.

Di waktu yang hampir bersamaan, dua paslon lain yaitu Isran Noor-Hadi Mulyadi dan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat melakoni pemeriksaan kesehatan rohani atau psikologis. Sejatinya paslon yang diusung koalisi Partai Golkar dan Nasdem, Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail juga melakukan pemeriksaan yang sama.

Namun karena ada keperluan keluarga calon bersangkutan, pemeriksaannya diundur pada Sabtu (13/1) hari ini. “Pemeriksaan akan dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan psikologis untuk pasangan Rusmadi-Safaruddin,” jelas dr Nataniel Tandirogang, Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan.

Pria yang menjabat Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim ini menuturkan, pihaknya masih menunggu semua hasil pemeriksaan rampung. Kemungkinan, hasilnya akan selesai pada Senin (15/1) pekan depan. Untuk kemudian diplenokan untuk disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim.

“Hasilnya berupa kesimpulan tim kesehatan. Apakah paslon itu memenuhi syarat dari sisi kesehatan jasmani dan rohani, dan juga bebas narkoba,” bebernya.

Dalam penyampaian hasil pemeriksaan ini, tim pemeriksa hanya menyampaikan apakah paslon terkait dinyatakan sehat secara jasmani, rohani, dan bebas narkoba. Sementara hasil rekam mediknya tidak disampaikan.

Dia pun memastikan tidak ada intervensi dalam proses pemeriksaan yang dilakukan. Apalagi dalam pemeriksaan ini, melibatkan tiga lembaga yaitu IDI Kaltim dalam hal pemeriksaan kesehatan jasmani, Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) dalam hal pemeriksaan kesehatan rohani, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dalam hal pemeriksaan bebas narkoba.

“Di IDI ada komite etik. Apabila ada yang berani bermain-main, pasti akan disidang secara etik,” terang Nataniel. Dalam pemeriksaan ini, dia mengapresiasi kerja sama dari setiap paslon. “Semua paslon kooperatif sekali. Padahal pemeriksaan kesehatan ini banyak sekali jenisnya,” pungkasnya. (luk)

Tags

Related Articles

Back to top button