Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

ASTAGA!! Siswi SD Nyaris Diculik!

Published

on

Dibaca normal 1 menit

BONTANG- Masyarakat Bontang diminta waspada terhadap kasus penculikan anak. Baru-baru ini, salah satu siswi SD yang bersekolah di salah satu sekolah swasta hampir menjadi korban penculikan, Selasa (16/1) lalu.

Pada jam pelajaran sekitar pukul 14.00 Wita, sebut saja Bunga (12) didatangi dua pria tak dikenal, yang mengaku diminta oleh ibunya untuk menjemput pulang. Merasa tak mengenali dua pria tersebut, Bunga yang saat itu kebetulan bersama kawan-kawannya langsung lari ke dalam kelas.

“Katanya disuruh sama mama jemput jam 2, tapi saya enggak mau, kan lagi bimbel,” ujar Bunga yang juga dibenarkan teman-temannya, Rabu (17/1) kemarin.

Sayangnya, di sekolah tersebut belum terpasang CCTV untuk memantau halaman luar sekolah atau luar kelas. Yang ada hanya CCTV di dalam kelas. Mendengar hal tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang mengimbau agar setiap sekolah wajib memasang kamera pengintai CCTV.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Disdik Bontang, Anwar Sanusi. Dikatakan dia, CCTV sangatlah diperlukan di sekolah-sekolah untuk memantau setiap kegiatan siswa maupun jika diperlukan untuk penyelidikan suatu kasus. “Tentu setiap sekolah wajib ada CCTV, terutama di gerbang depan untuk memantau keluar masuknya kendaraan dan siswa,” jelas Anwar, Rabu (17/1) kemarin.

Sementara pihak kepolisian yang melakukan upaya penyelidikan mengaku agak kesulitan, karena tidak ada CCTV yang bisa dipantau atau dijadikan bahan ataupun alat bukti. Bahkan satpam pun tidak bisa memberikan informasi. Mengingat saat jam-jam tersebut, aktivitas keluar masuk cukup padat, karena jam pulang sekolah.

Kapolres Bontang AKBP Dedi Agustono, melalui Kasat Reskrim Iptu Rihard Nixon mengatakan, apabila di sekolah memiliki CCTV maka akan memudahkan mengungkap suatu kasus, seperti upaya penculikan atau tindak kriminal lainnya. Dan sebaiknya CCTV yang terpasang, dikoneksikan dengan pihak kepolisian.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca