Bontang

Bendali Suka Rahmat Harus Segera Dibangun. Ini Alasannya

BONTANG – Bendali di Desa Suka Rahmat haruslah segera dibangun untuk menangani banjir tahunan di Kota Bontang. Pasalnya, Pemkot Bontang sudah melakukan penanganan banjir dengan normalisasi sungai dan drainase di beberapa wilayah. Namun penanganan banjir akan lebih efektif jika bendali dibangun. Sehingga, Pemkot Bontang meminta agar Indominco Mandiri mau membantu Pemkot dengan membebaskan lahannya untuk dibangun bendali.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, bahwa penanggulangan banjir itu harus secara terintegrasi. Tidak mungkin hanya di Bontang saja. Karena jika hanya dengan cara parsial, tentunya Bontang akan banjir terus.

“Jadi harus duduk bersama dengan Kutai Timur (Kutim), Kutai Kartanegara (Kukar) dan Provinsi Kalimantan Timur. Yang terpenting ialah membangun bendali di Desa Suka Rahmat,” jelas Neni saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dikatakan dia, sampai saat ini, permasalahan bendali itu belum dibangun karena lahan yang belum dibebaskan. Neni berharap PT Indominco Mandiri yang bisa membebaskan lahannya. Pasalnya, jika Bontang yang harus membebaskan lahan maka itu tidak mungkin. Mengingat wilayah Desa Suka Rahmat masuk dalam Kukar, dan tidak mungkin dibebaskan oleh Kutim.

“Apalagi, melihat APBD Kukar yang tidak memungkinkan untuk membebaskannya, maka kami harap Indominco bisa menyisihkan dana CSR-nya untuk membebaskan lahan supaya pembangunan bendali itu bisa terlaksana,” ungkapnya.

Untuk lahannya, diperkirakan sekira 20 hektar. Namun demikian, untuk harga tanah di wilayah tersebut masih terbilang murah. Sehingga, tidak akan terlalu berat bagi Indominco untuk membebaskannya.

“Harus intens makanya. Kami pun sudah ada pembicaraan dengan Indominco. Tetapi nanti ada evaluasi CSR lagi tidak setahun sekali tetapi setahun 2 kali,” bebernya.

Jadi nanti, lanjut Neni, pihaknya akan menekan Indominco di forum CSR, agar CSR-nya bisa digunakan untuk membebaskan lahan. Hal tersebut diungkapkan karena sudah banyak CSR-CSR yang digunakan hanya untuk pelatihan.
“Tetap ada (pelatihan, Red), tetapi nanti kami minta diarahkan untuk itu (pembebasan lahan bendali, Red),” pungkasnya.(mga)

Tags

Related Articles

Back to top button