Minta Persoalan K2 Dituntaskan

Terkait Rencana Penerimaan PNS Jalur Umum

SAMARINDA – Rencana penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui jalur umum ditanggapi Forum Honorer Pegawai Tidak Tetap Kaltim. Dalam hal ini pemerintah diminta untuk juga memikirkan dan menuntaskan nasib dari para pekerja honorer khususnya yang masuk dalam kategori 2 atau K2 yang ada di Kaltim.

Wahyudin selaku ketua forum mengungkapkan, nasib 1.500-an tenaga honorer di Kaltim hingga kini masih belum jelas. Sebanyak 500-an orang di antaranya berada di Samarinda. Karena itu dia meminta pemerintah dapat menyelesaikan terlebih dulu masalah kesejahteraan tenaga honorer tersebut.

“Para tenaga honorer yang masuk K2 itu minimal masa kerjanya sudah mencapai 12-15 tahun. Ini yang tidak bisa ter-cover dalam penerimaan PNS melalui jalur umum,” terang Wahyudin.

Dengan masih adanya tenaga honor yang belum tuntas permasalahannya, seharusnya pemerintah tidak membuka peluang dengan mengangkat tenaga PNS yang baru secara umum. Pembukaan peluang ini disebut berdampak pada para tenaga honor khususnya yang sudah mengabdi puluhan tahun.

Sementara secara kualitas, pendidikan para tenaga honor ini sudah tidak diragukan lagi. Berbeda dengan yang para pegawai baru yang akan masuk nantinya. “Ini yang sangat kami sesalkan dengan adanya penerimaan PNS baru melalui jalur umum. Sementara yang ada sendiri ini tidak ada terselesaikan,” sambungnya.

Kalaupun pembukaan penerimaan ini tetap dipaksakan karena sudah menjadi aturan pusat, pihaknya berharap pemerintah daerah bisa menghargai para pekerja honor sesuai jasa dan pengabdiannya masing-masing. Karena bukan tidak mungkin para tenaga honor ini nantinya tergeser atau mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di masa mendatang.

“Selama ini kan tidak ada yang mengatur mereka padahal mereka sudah bekerja puluhan tahun,” ujar Wahyudin.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept