Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di adm[email protected]
Kaltim

Sehari DPRD Bentuk Tiga Pansus

SAMARINDA – DPRD Kaltim membentuk tiga panitia khusus, Selasa (30/1) kemarin. Pembentukan pansus ini untuk mengawal tiga rancangan peraturan daerah (raperda) Kaltim yang sebelumnya telah mendapat pemandangan umum (PU) dari masing-masing fraksi di Karang Paci, sebutan DPRD Kaltim.

Ketiga raperda yang dimaksud yaitu Raperda tentang Pengelolaan Perubahan Iklim, Raperda tentang Perubahan Perda PT Migas Mandiri Pratama (MMP), dan Raperda tentang Perubahan Perda Perusahaan Daerah (Perusda) Pertambangan. Pembentukan ini setelah sebelumnya Pemprov Kaltim memberikan jawaban atas PU dari masing-masing fraksi pada rapat paripurna kemarin.

“Pemprov menyetujui adanya pembentukan pansus untuk mengkaji lebih lanjut tiga raperda tersebut. Harapan kami pansus dapat bekerja cepat sehingga raperda-raperda itu bisa segera disahkan menjadi perda,” kata Ichwansyah, Asisten II Pemprov Kaltim yang mewakili gubernur.

Pemprov, sambung Ichwansyah, memang mengharapkan raperda dapat segera disahkan menjadi perda. Hal ini mengingat ketiga raperda tersebut bakal menjadi dasar hukum dalam pelaksanaan kebijakan di Kaltim. Salah satunya Raperda Revisi Perda tentang PT MMP. Raperda ini punya peran dalam pengelolaan Blok Mahakam oleh Pemprov Kaltim.

“Ada mekanisme yang mesti dilewati di antaranya pembentukan pansus. Kami juga sudah berdiskusi dengan SKK Migas dan hal ini tidak menjadi masalah,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun menjelaskan, Raperda Perubahan atas Perda PT MMP merupakan pengajuan dari pemerintah. Tujuannya untuk melengkapi persyaratan agar seratus persen saham perusahaan yang terikat dengan participating interest (PI) pengelolaan Blok Mahakam dapat dimiliki pemerintah daerah.

“Harapannya sebelum tiga bulan kerja pansus ini, raperdanya bisa diselesaikan. Tentu pansus akan mengundang PT dan pihak-pihak pemerintah terkait untuk melakukan pendalaman-pendalaman atas materi yang akan direvisi,” jelas Syahrun.

1 2 3Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button