Bontang

Pengelola Mangrove Perbaiki Jalan Berlubang di BSD

BONTANG – Pengelola Taman Wisata Mangrove dan PT Graha Mandala Sakti (GMS) melakukan pengecoran badan jalan yang rusak serta perbaikan parit di jalan utama perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD). Pengecoran di Jalan Gunung Dempo dan Gunung Bawang di kawasan RT 27 dan RT 40 Kelurahan Gunung Elai tersebut dikerjakan selama 3 hari sejak Senin (5/2) hingga Rabu (7/2), kemarin.

Direktur PT GMS sekaligus pemilik Taman Wisata Mangrove BSD Kahar Kalam mengatakan, kegiatan pengecoran jalan utama BSD tersebut berawal dari adanya pengajuan proposal oleh Badan Koordinasi Lingkungan Bukit Sekatup Damai (BKL BSD) yang meminta bantuan untuk perbaikan jalan yang rusak. Tak lama mengajukan, oleh Kahar Kalam, proposal bantuan pun langsung ditindaklanjuti.

“Awalnya pengajuannya hanya perbaikan jalan saja. Namun kami membantu tidak hanya perbaikan jalan saja, tetapi juga perbaikan parit-parit yang rusak,” ujarnya kepada Bontang Post, Rabu (7/2).

Dalam proses pengerjaannya, pengecoran jalan dan perbaikan parit ini pun sangat cepat. Pasalnya, proses pengerjaannya cukup dikerjakan selama 3 hari saja. Dengan menggunakan semen dengan spek Ready Mix Concrete tipe K 225 milik PT KIE, standar mutunya pun terjamin. Tak tanggung-tanggung, tebal cornya mencapai 20 sentimeter.

BERKONTRIBUSI: Tampak proses pengecoran Jalan Gunung Dempo dan Gunung Bawang di kawasan RT 27 dan RT 40 Kelurahan Gunung Elai oleh Pengelola Taman Wisata Mangrove BSD.(Ist)

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap warga BSD. Bahkan saat kondisi hujan pun bukan menjadi halangan bagi kami,” jelasnya.

Menanggapi adanya kepedulian dari pengelola mangrove BSD, Ketua RT 27 Burhanuddin mengaku senang dan berterima kasih. Kata dia, dengan adanya bantuan pengecoran ini akan berefek pada kenyamanan warganya maupun masyarakat yang berkunjung ke perumahan BSD.

“Dengan adanya pengecoran jalan ini, juga akan mengurangi risiko kecelakaan di wilayah kami. Karena sebelum di cor kemarin, kondisi jalannya sudah banyak yang rusak. Harapan kami semoga kami bisa terus berkomunikasi dan bersinergi dengan pengelola mangrove BSD,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua BKL BSD, Muhammad Iqbal. Dia mengatakan, pengajuan bantuan pengecoran jalan tersebut sebenarnya sudah dia layangkan beberapa kali ke perusahaan. Namun sampai setahun berjalan, belum ada respon. Alhasil, pihaknya pun mencoba mengirimkan proposal ke pengelola mangrove BSD. Rupanya pengajuan tersebut langsung ditanggapi. “Kami harapkan ke depan warga BSD bisa semakin nyaman saat berkendara dan bisa meminimalisir kecelakaan,” tukasnya. (bbg)

Tags

Related Articles

Back to top button