Bontang

Usulkan Pembangunan Sentra Industri

BONTANG – Sebagian lahan lapangan terbang layang, bekas venue PON XVII Kaltim, di Kelurahan Bontang Lestari diusulkan untuk dijadikan sentra industri. Nantinya sejumlah 4 hektare dari total lahan seluas 67,49 hektare yang telah dibebaskan dan menjadi aset milik Pemkot Bontang tersebut bakal menjadi tempat usaha kecil dan menengah.

Kepala Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbang), Agung Santoso mengatakan penunjukan lahan tersebut dikarenakan akses jalan dan pematangan lahan sudah dilakukan oleh OPD teknis. Ke depan, hanya butuh mempersiapkan dokumen pendukung lainnya saja.

Terkait pembuatan Feasibility Study (FS) sebagai syarat mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat, Agung mengusulkan agar melibatkan akademisi dari perguruan tinggi terdekat. “Sekitar 2 hingga 3 bulan, dokumen dipastikan selesai, dan bisa dibahas dalam pembahasan APBD Perubahan,” kata Agung saat rapat kerja, kemarin (12/2).

Sebagai informasi, terdapat tiga jenis industri yang masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan SK Walikota yakni industri Migas, perikanan, dan kemaritiman. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP), Karlina bakal merampungkan secara cepat terkait dokumen lain yang dibutuhkan. Adapun contoh jenis industri yang dijadikan sentra ialah industri rumput laut. “Kami akan siapkan kebutuhan datanya,” kata Karlina.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Arif menilai pentingnya adanya sentra industri seiring banyaknya pelaku usaha kecil dan menengah. Terkait pembuatan sentra industri, ia mencontohkan kota yang telah terdapat sentra industri yakni Tarakan.

“Jenis usaha di sana dijadikan satu tempat supaya limbahnya  dan dikelola oleh Unit Pengelola Teknis (UPT),” kata Arif.

Nantinya, Komisi II bakal meminta bantuan dana dari pemerintah pusat. Hal itu dapat meringankan Pemkot Bontang sehubungan penganggaran tanpa mengusik APBD. (*/ak)

Tags

Related Articles

Back to top button