Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Opini

Narkoba Ancaman Nyata

Published

on

Dibaca normal 4 menit

Siti Munawarah, S.E

Aktivis Remaja Islam

Berbicara tentang narkoba yang tengah beredar dan merajalela di Indonesia tentu tak ada habisnya, ibarat  yang tengah mencekik indonesia saat ini, entah kapan lunasnya begitu juga narkoba tak pernah ada endingnya. Dari dulu sampai sekarang persoalannya tak pernah tuntas.

Dan akhir-akhir ini kita kembali dibuat kaget, bagaimana tidak , hantu yang bernama narkoba kembali merajalela di Indonesia bahkan lebih parah dari rezim-rezim sebelumnya.  Narkoba dalam jumlah yang sangat besar coba diselundupkan ke Indonesia, jumlahnya bukan lagi kg (kilogram) tapi ton.

Pada bulan Februari tepatnya Selasa (20/2), Polri bersama Bea Cukai mengungkap kapal Taiwan berbendera Singapura yang menyeludupkan 1, 6 ton narkotika jenis sabu di perairan Batam, Kepulauan Riau. Itu hanya salah satu dari beberapa kasus yang terekspos, mungkin yang lolos lebih banyak ketimbang yang terungkap.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso atau Buwas mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi Indonesia yang masih darurat narkoba.   Lebih mirisnya beliau mengatakan, Indonesia dinyatakan darurat narkoba sejak tahun 1971. Ketika itu, Presiden RI ke-2 Soeharto menyatakan, Indonesia sedang dalam kondisi darurat narkoba.

Permasalahan yang dari dulu sampai sekarang tak pernah tuntas, permasalahan yang terus bertambah. Bahkan ketika dikatakan bahwa Indonesia darurat narkoba , tidak ada langkah signifikan yang dilakukan oleh pemerintah untuk memberantas peredaran narkoba yang semakin masif, buktinya kasus yang berkaitan dengan narkoba terus meningkat.

Nama artis satu persatu bermunculan entah sebagai pengguna atau pengedar. Tak hanya dikalangan artis, narkoba juga merambah dikalangan oknum polisi, tepatnya Selasa (20/2) sebanyak 9 anggota Polres Dairi dinyatakan positif mengonsumsi narkoba berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan. 9 anggota tersebut berstatus bintara muda.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca