Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Breaking News

Rastra Akhirnya Terdistibusi ke Polosok

SANGATTA – Pendistribusian beras sejahtera (rastra) akhirnya sampai ke kawasan pelosok. Meskipun proses distribusi sempat terhalang banjir.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kutim Jamiatul Khair Daik melalui Kasi Bantuan Sosial Korban Bencana dan Permukiman, Budi Mulia menjelaskan, program rastra yang diterapkan sejak awal 2018 sudah terlaksana dengan baik dan lancar. Meski saat ini sedang musim penghujan, pendistribusian rastra tetap lancar hingga ke kecamatan terjauh. Seperti Muara Ancalong, Muara Bengkal, Batu Ampar, hingga Busang.

“Kami akui, sebenarnya ketika hujan deras, akses di jalan begitu sulit dilalui, karena rentan banjir dan becek, sementara rastra dibawa menggunakan beberapa truk. Meski waktu pengantaran jadi molor satu sampai dua hari di perjalanan, rastra tetap tersalurkan dengan tepat sasaran,” ujarnya.

Rastra tersebut, ujarnya, ditarget tersalurkan ke 15.231 keluarga penerima manfaat (KPN) di Kutim. Jumlah itu tidak bisa diganggu-gugat, sebab sudah berdasarkan data yang terdapat di kementerian sosial (kemensos).

“Di Muara Ancalong, terdapat sekira 1.800 KPN. Kami perlu menggunakan truk besar yang jumlahnya lebih dari satu unit. Belum lagi di kecamatan lainnya. Itu yang sempat menjadi kendala. Namun semua bisa kami atasi,” ujar dia.

Dia memaparkan, jatah rastra untuk tiap kepala keluarga diberikan masing-masing 10 kilogram (kg). Yakni, dengan spesifikasi patahan pada beras medium tersebut sekira 20 persen, tanpa debu, dan tidak berbau, tak juga lembab. “Beras tersebut sebenarnya sangat bagus untuk kesehatan, terutama bagi penderita diabetes, karena kadar gulanya rendah. Namun itu tidak dijual, hanya khusus untuk KPN,” ujarnya.

Dia menuturkan, saat ini rasta diberikan gratis, sebab dalam bentuk bantuan social. Berbeda denagn dulu saat masih bernama beras miskin (raskin) yang masih dikenakan biaya subsidi Rp 1.600 per kg. “Tapi bedanya, saat ini beras yang diberikan pemkab jumlahnya hanya 10 kg, berkurang 5 kg dibanding dulu 15 kg.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button