oleh

Suami Hajar Istri Pakai Sapu

BONTANG – Tak bisa menahan amarah melihat meja makan tak ada makanan, seorang suami tega menganiaya istrinya hingga babak belur, Jumat (6/4) lalu.

Awalnya, cacian dan makian dilontarkan sang suami kepada Mawar (46) –bukan nama sebenarnya– warga Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan. Tak puas hanya memaki istrinya, SD (46) juga menghajar istrinya memakai gagang sapu. Bahkan, tiga gagang sapu patah lantaran dipakai untuk memukul Mawar.

Dikisahkan Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasubag Humas Iptu Suyono, kronologis awal memuncaknya emosi SD terjadi sepekan sebelumnya. Saat itu, anak pertama SD pulang larut malam. SD lantas memarahi. Namun sang anak mendapat pembelaan dari Mawar. “Entah masih dendam, sepekan setelahnya barulah kejadian pemukulan dengan gagang sapu itu terjadi,” jelas Suyono, Selasa (10/4) kemarin.

Pagi itu, Jumat (6/4) lalu sekira pukul 07.30 Wita, SD pulang dari bekerja. Ketika hendak makan, dirinya mendapati tak ada makanan di atas meja. SD pun memanggil Mawar. SD bertanya kepada Mawar mengapa tidak ada makanan? “Dengan lantang istrinya menjawab bahwa dirinya tak memiliki uang karena belum gajian. Istrinya bilang ‘Beli saja sendiri di pasar, kan ada uang mu’,” ujar Suyono menirukan ucapan Mawar kepada SD.

SD pun kesal serta menendang tumpukan cucian baju dan langsung ke dapur mengambil sapu. Melihat suaminya mengambil sapu, Mawar langsung berlari ke kamar. Di dalam kamar, SD bertanya mengapa Mawar tidak berangkat bekerja, namun Mawar mengaku masuk siang. “Kenapa kamu tidak keluar saja dari rumah ini? Aku sudah muak lihat kamu!” kata SD kepada Mawar.

Lantas Mawar menjawab bahwa rumah tersebut miliknya sehingga dia tak akan keluar dari rumah itu. SD pun memukul Mawar mulai dari betis sampai paha. Pemukulan dilanjutkan ke bagian badan Mawar, punggung, dan kepala hingga berulang kali.

Bagikan berita ini!