oleh

DKP Buka 66 Lapak Ikan

SANGATTA- Melalui bantuan Kementrian Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutim membuat Pasar Bersih yang berada di belakang Pasar Induk Sangatta (PIS), Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara.

Pasar bersih ini hanya difokuskan pada hasil tangkapan laut dan sungai. Seperti ikan,  cumi-cumi,  udang,  dan lainnya. Sedikitnya 66 lapak yang disediakan untuk para pedagang.

Dikatakan  Kadis DKP,  Nur Ali,  Pasar Bersih tersebut sudah sampai 99 persen. Semua sudah tersedia dengan baik. Seperti lapak,  air bersih,  listrik,  dan lainnya.  Tinggal masalah teknis.  Seperti semenisasi jalan menuju lokasi.

“Semua sudah aman. Tinggal penyempurnaan saja lagi. Target kami,  Pasar Bersih ini  target operasi paling  Mei 2018 ini.  Kita semua berharap demikian.  Sehingga pasar tersebut dapat segera dipakai oleh pedagang ikan,” katanya.

Katanya, Pasar Bersih nantinya diresmikan langsung oleh Kementrian. Selanjutnya,  pasar tersebut akan diserahkan secara simbolis kepada DKP Kutim. Nantinya,  DKP Kutim inilah yang bertanggungjawab atas pengelolaan pasar tersebut.

Persiapan sudah hampir 100 persen. Tinggal penyempurnaan saja lagi.(Foto Dhedy /Sangatta Post)

“Kami lihat nanti. Apakah kami akan kelola sendiri atau diserahkan kepada Disperindag Kutim  (Dinas Perindustrian dan Perdagangan).  Jadi nanti dilihat saja seperti apa,” katanya.

Dirinya berharap,  keberadaan Pasar Bersih ini dapat menampung semua pedagang  ikan di Sangatta Utara. Khususnya mereka yang masih berjualan di pinggir jalan.  Karena diketahui, membuka pasar baru selain yang ditentukan pemerintah merupakan perbuatan ilegal.

“Untuk itu,  kami minta semuanya gabung di Pasar Bersih. Sehingga bisa terpantau. Tidak ada lagi yang menjual ikan berformalin,” katanya.

Masalah lainnya, jika membuka pasar secara ilegal, akan menciptakan kecemburuan bagi pedagang di Pasar Bersih.

Bagikan berita ini!