oleh

Pamit Ikut Isra Mikraj, Malah Jadi Peracik Koteng

BONTANG – Demi bisa berkumpul bersama teman-temannya, tiga orang remaja putri nekat berbohong kepada orang tua mereka. Beralasan pamit mengikuti peringatan isra mikraj di Masjid Agung Al-Hijrah Sabtu (14/4) malam lalu, mereka justru menjadi peracik minuman oplosan yang terdiri dari obat batuk cair, alkohol 70 persen, serta minuman berenergi alias koteng bagi tiga teman laki-lakinya.

Hal ini diketahui usai keenam anak-anak yang masih berstatus pelajar tersebut terjaring dalam patroli gabungan para Bhabinkamtibmas dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) di tiga kelurahan, yakni Berebas Tengah, Tanjung Laut, dan Tanjung Laut Indah yang digelar hingga Minggu (15/4) dini hari. Mereka tertangkap basah saat sedang asyik-asyiknya pesta oplosan di kawasan Lapangan Kampung Baru tak jauh dari Kantor Pos.

Usai ketangkap basah, keenam anak ini langsung dibawa ke Kantor Kelurahan Tanjung Laut untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. “Mereka pesta minuman secara bergiliran. Yang cewek-cewek ini sebagai peracik. Namun berdasarkan keterangan, mereka juga sempat mencicipi,” ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Berebas Tengah, Bripka Rudi Antoro kepada Bontang Post.

Kata Bripka Rudi, anak-anak laki-laki yang tertangkap tersebut malam sebelumnya juga telah diamankan dengan perbuatan yang sama. Pihaknya pun juga sudah memberikan pembinaan, namun dari pembinaan tersebut tak kunjung menimbulkan efek jera bagi pelaku.

“Padahal sudah kami bina dan panggil orang tuanya,” sebutnya.

Selain keenam anak tersebut, tim patroli gabungan di malam minggu lalu juga menciduk enam anak ngoteng lainnya di kawasan Bukit Indah. Alhasil, keenam pelajar laki-laki tersebut langsung digiring ke Polsek Bontang Selatan untuk dilakukan pembinaan.

Tak lama seusai membina keenam anak tersebut, kabar adanya tawuran anak-anak di wilayah Lengkol pun terdengar oleh pihak kepolisian. Kebetulan malam itu di wilayah Lengkol tersebut sedang ada pertunjukan seni kuda lumping. Mendapat laporan tersebut, seluruh tim patroli pun langsung merapat ke lokasi dan berhasil menangkap salah seorang anak muda yang diduga terlibat dalam perkelahian. Namun saat dikumpulkan dengan segerombolan anak-anak yang sedang duduk-duduk, tak jauh dari lokasi pertunjukan kuda lumping, tim patroli melihat ada botol berisi minuman oplosan di sekitaran mereka. Tak lama berselang, semua anak-anak itu pun langsung diangkut ke Kantor Kelurahan Tanjung Laut dan Polsek Bontang Utara untuk didata dan dibina.

Bagikan berita ini!
loading...