Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Breaking News

Tiga Napi Teroris Tak Bisa Nyoblos

PONTIANAK- Berdasarkan data KPU Kalimantan Barat, total warga binaan Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) se Kalbar sebagai pemilih sebanyak 4.248 orang. Terbanyak terdapat di Kabupaten Kubu Raya, yakni 935 orang.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalbar, Tholib menuturkan, KPU sudah berkoordinasi dengan Kepala Lapas dan Rutan untuk mengupdate data penghuni yang berhak memilih. Di Kalbar ada 7 Rutan dan 6 Lapas tersebar di 14 kabupaten/kota. “Semua didaftar sesuai alamat dalam vonis maupun surat penahanan,” katanya kepada Rakyat Kalbar, Minggu (22/4).

Untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub), semua warga binaan telah didaftar dan memiliki hak pilih. Kecuali orang asing dan pemilik KTP di luar Kalbar. Sementara untuk Pemilihan Bupati-Wakil Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota (Pilwako), hanya yang memiliki KTP setempat yang boleh memilih. “Bagi yang tidak memiliki atau belum memiliki NIK, KPU sudah bekerja sama dengan Dukcapil untuk diberikan NIK,” jelasnya.

Berdasarkan data Kemenkumham Kalbar, jumlah tahanan dan narapidana (Napi) di provinsi ini sebanyak 4.735 orang. Sedangkan jumlah Napi teroris ada 3 orang. Sementara itu, jumlah tahanan dan Napi yang memiliki hak pilih yakni 4.218 orang. “Jumlah itu masih kurang dari laporan Lapas Anak Kelas II B dan Lapas Perempuan Kelas II A Pontianak. Karena belum ada dari KPU,” bebernya.

Tholib menjelaskan, dalam pelaksanaan pemungutan suara pada saat Pilkada serentak di Kalbar, para warga binaan di Lapas dan Rutan biasanya menggunakan TPS (Tempat Pemungutan Suara) khusus. Bertempat di aula atau salah satu ruangan khusus yang ada di Lapas atau Rutan.

1 2 3 4Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button