Olahraga

Pemanjat Bontang Bidik 3 Besar 

BONTANG – Demi meraih prestasi yang gemilang dalam pekan olahraga provinsi (Porprov) Kaltim, seluruh cabang olahraga (cabor) mematangkan persiapannya. Salah satunya ialah cabor panjat tebing yang menggelar latihan rutin setiap hari kecuali Minggu.

Wakil Sekretaris Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FTPI) Bontang Mohamad Tajudin Assubki sebut Bontang mengincar posisi tiga besar dalam raihan medali. “Kami targetkan meraih dua medali emas nantinya,” kata Tajudin kepada Bontang Post, Sabtu (12/5) kemarin.

Target ini berpatokan dengan raihan saat pra porprov. Tim panjat tebing Bontang berhasil membawa pulang 2 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu. “Di pra porprov kami menempati tiga besar, kami ingin mempertahankan itu,” tuturnya.

Peringkat Bontang di bawah tim Balikpapan dan Kutai Kartanegara. Dikatakan Tajudin, kedua tim tersebut lawan yang tak bisa dianggap remeh.

Bukan perbedaan level atlet yang mengakibatkan tim Bontang gagal meraih posisi tertinggi. Akan tetapi ketersediaan sarana latihan yang memadai dan lengkapnya kuota atlet di semua lini menjadi penyebabnya.

“Bahkan mereka saat ini sudah melaksanakan pemusatan latihan di luar Kalimantan,” ucapnya.

Meskipun demikian, ia optimistis atlet Bontang bakal memberikan perlawanan. Harapannya medali emas dapat diperoleh dari nomor tanding lead perorangan putri, speed classic perorangan putri, atau lead campuran.

Pada porprov yang akan diselenggarakan di Kutai Timur nanti, untuk cabor panjat tebing akan mempertandingkan 19 nomor tanding. Sebanyak delapan daerah akan berlaga di cabor ini, minus tim Kabupaten Paser.

Berdasarkan hasil pra porprov slot untuk Kota Bontang dapat menurunkan 12 atlet. Komposisinya 6 atlet putra dan 6 atlet putri.

Saat ini FTPI Bontang sedang menggelar proses seleksi. Hal ini untuk memilih 10 atlet putra dan 8 atlet putri. Selisih jumlah tersebut secara otomatis bakal masuk tim cadangan. Proses seleksi dibuka hingga akhir September nanti.

Meskipun demikian proses seleksi diprioritaskan bagi atlet lokal. Adapun batasan usia minimal 14 tahun. “Ada perubahan untuh menambah kekuatan di tiap lini. Kami selalu tidak pernah mengambil atlet dari luar. Kecuali atlet tersebut telah lama menetap di Bontang,” ujarnya.

Tim panjat tebing kini rutin menggelar latihan di tiga lokasi, meliputi papan panjat sport centre Loktuan, papan panjat Den Arhanud Rudal 002 Bontang, dan papan panjat boulder samping Plaza Taman Ramayana. (ak)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button