oleh

Data TKA di Bontang Tak Sinkron  Antara Kantor Imigrasi Samarinda, DPMTK-PTSP, dan Kodim 0908/BTG 

BONTANG – Data mengenai jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Bontang terjadi perbedaan. Hal ini diketahui setelah Komisi I DPRD menggelar rapat dengar pendapat dengan tim pengawasan orang asing (PORA), Selasa (15/5).

Mujiyono selaku Kepala Kantor Imigrasi Samarinda mengatakan terdapat 27 TKA yang bekerja di empat perusahaan yang ada di Bontang. Rinciannya, untuk PT Graha Power Kaltim (GPK) ada 13 orang, PT D&C Engineering Company 6 orang, Jiangxi Water and Hydropower Contruction sebanyak 4 orang, sedangkan PT Artha Jaya Leonindo juga berjumlah 4 orang.

“Diambil dari data kami yakni border control management (BCM) yang berfungsi memantau arus TKA yang keluar-masuk Indonesia,” kata Mujiyono.

Dikatakannya, terdapat dua jenis VISA yang diperbolehkan penggunaannya sebagai izin bekerja yakni izin tinggal kunjungan (ITK) dan kartu izin tinggal sementara (KITAS). Kantor imigrasi akan melakukan pengecekan Visa dan paspor bilamana ada laporan masyarakat terkait keberadaan orang asing.

“Kalau orang asing itu menggunakan visa travel dan beberapa negara berdasarkan Perpres 21 tahun 2016 tentang pembebasan pengurusan visa, sudah pasti itu ilegal,” ucapnya.

Sementara data yang dihimpun oleh Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) sebanyak 12 orang TKA. Kasi Penempatan dan Bimbingan Jabatan, Andi Hasanuddin mengatakan data tersebut merupakan TKA yang proses perizinannya sudah lengkap.

“Mulai Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), ijin menggunakan tenaga asing (IMTA), KITAS, dan paspor,” papar Andi.

Secara detail jumlah TKA di PT GPK hanya satu orang, PT Chengda Engineering dua orang, PT D&C Engineering Company 5 orang, dan Jiangxi Water and Hydropower Contruction sebanyak 4 orang.

Ia juga mengungkapkan ada laporan dari manajemen PT D&C yang bakal menambah jumlah TKA sebanyak 18 orang. Namun penambahan urung dilakukan mengingat RKPTA-nya masih tercatat dari Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Bagikan berita ini!
  • 104
    Shares