oleh

Tunggu Perwali, Target Juni Produta Terealisasi

BANYAKNYA pertanyaan Ketua RT kapan Program Rp 200 juta per RT (Produta) dapat terealisasi akhirnya terjawab. Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan (Bapelitbang) Bontang menyatakan, saat ini pihaknya sedang menyelesaikan finalisasi Perwali terkait Produta 2018.

Sekretaris Bapelitbang Bontang, Sudi Priyono mengatakan pihaknya sudah melakukan finalisasi draft Perwali terhadap program fasilitasi partisipasi masyarakat. “Rencananya besok (hari ini, Red) sebelum draft tersebut kami finalisasi ke bagian hukum, kami akan melakukan rapat terlebih dahulu dengan teman-teman Lurah dan Camat juga Tim Kota,” jelas Sudi, Minggu (20/5) kemarin.

Kata dia, yang masuk dalam Tim Kota ialah Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) Bontang, Inspektorat Bontang, Bapelitbang Bontang, Bagian Hukum Setda Bontang, juga Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bontang. Sudi menyatakan dalam rapat tersebut, pihaknya perlu membicarakan beberapa hal terkait perubahan dalam Perwali itu. “Ini ditentukan dengan ketentuan pengelolaan keuangan. Pelaksanaan ini baru dilakukan karena prinsip kehati-hatian kami,” ujarnya.

Perwali terkait Produta ini, dijelaskan Sudi merupakan Perwali baru dan tidak lagi menggunakan Perwali tahun 2017. Pasalnya, Sudi mengatakan bahwa ada beberapa pasal yang diubah. Prinsipnya, pada pasal-pasal proses pelaksanaannya tidak jauh berbeda. Tetapi pihaknya akan menguatkan pasal terkait adanya usulan tersebut berdasarkan pengajuan RT dari hasil rembuk warga. “Titik beratnya di situ, nanti harus dilengkapi dengan kelengkapan administrasi serta Tim Pendamping di bawah Dissos-P3M Bontang,” ungkapnya.

Sehingga nanti pada pelaksanaannya tetap mengedepankan kearifan lokal dari masing-masing kelurahan. Target Perwali selesai pun sesuai dengan finalisasi rapat Senin (21/5) mendatang. Sehingga diharapkan setelah Hari Raya Idul Fitri Produta bisa langsung direalisasikan. “Mudah-mudahan besok pas rapat tidak terlalu banyak perbedaan pendapat agar bisa cepat ketuk palu,” ujarnya.

Memang dikatakan Sudi, untuk Produta tahun ini anggarannya senilai Rp 15 juta. Pasalnya, Pemkot Bontang menyesuaikan dengan kemampuan APBD Bontang. Sehingga diharapkan APBD Bontang terus membaik dan nilainya semakin meningkat. “Peruntukkannya akan disesuaikan dengan hasil permohonan Musrenbang kelurahan dan kecamatan yang kami hadiri, serta hasil evaluasi karena banyak masyarakat melalui RT yang berharap sesuai kebutuhan masing-masing wilayahnya,” bebernya.

Tak hanya itu, hal ini juga hasil pertimbangan dari waktu pelaksanaan yang cukup panjang. Tidak seperti tahun lalu yang diposkan anggarannya di APBD Perubahan sehingga hanya memiliki waktu 1 bulan efektif. “Tahun ini bisa lebih panjang waktunya mencapai 6 bulan, intinya jika ada usulan perbaikan lingkungan di tingkat RT disesuaikan dengan anggaran Rp 15 juta dan visi misi Pemkot Bontang Smart City, Green City, dan Creative City,” pungkasnya.(mga)

Bagikan berita ini!
  • 3
    Shares
loading...