Bontang

Tiga SMP di Bontang Berprestasi

BONTANG – Prestasi di bidang akademik kembali ditorehkan oleh beberapa sekolah di Kota Bontang. Terbukti, berdasarkan hasil ujian nasional berbasis komputer (UNBK), tiga sekolah di Kota Taman masuk peringkat 15 besar rata-rata nilai tertinggi se-Kaltim.

Salah satunya SMPN 1 Bontang yang meraih peringkat keempat dengan total nilai rata-rata empat mata pelajaran ialah 309,53. Selisih 8,2 dengan urutan pertama yang dipegang oleh SMP Pelita Hati Balikpapan. Bahkan hanya terpaut 0,29 terhadap SMPN 1 Balikpapan yang menempati posisi ketiga. (selengkapnya lihat grafis)

Sementara dua sekolah lainnya didapatkan oleh SMP Yayasan Pupuk Kaltim di posisi ke-12 dan SMP YPVDP di urutan ke-15. Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Usman menyatakan capaian prestasi ini berkat komitmen dari semua elemen untuk meraih prestasi.

“Ini komitmen kepala sekolah, guru, dan pelajar. Caranya dengan melakukan program tambahan mengajar di tiap sekolah,” kata Usman saat dihubungi Bontang Post, Jumat (8/6).

Menurutnya prestasi ini tak lepas dari tiga unsur, yakni kemauan, usaha, dan komitmen. Ketiganya dibalut dalam sebuah program kerja yang tersusun. Tentunya bukan itu saja, diperlukan sinergi dari semua elemen guna mewujudkannya.

“Harus ada sinergi antara guru dengan pelajar. Karena tidak bisa anak-anak semangat sementara gurunya tidak, harus bersama-sama,” ungkapnya.

Usman pun mendorong kepada SMP lain untuk ikut dalam meraih prestasi. Sehingga kualitas pendidikan di Kota Taman merata.

Berkenaan dengan pelajar, diakuinya siswa-siswi SMP di Bontang mampu kompetitif. Terbukti terdapat 17 siswa yang mendapat nilai 100. 16 siswa memperoleh nilai sempurna di mata pelajaran matematika sementara satu anak berhasil meraih prestasi di mata pelajaran Bahasa Indonesia.

“Padahal di UNBK, pemerintah sudah menyisipkan soal yang membutuhkan pemikiran kritis. Ini menjadi bukti anak-anak cukup kompetitif,” tuturnya.

Sementara itu Kepala SMPN 1 Bontang Riyanto mengatakan, prestasi yang didapatkan tidak diraih dengan mudah. Akan tetapi, seluruh komponen sekolah memiliki budaya untuk menjaga kualitas. Tak hanya itu prestasi itu pula yang kerap digaungkan kepada para murid untuk menjadi sebuah semangat.

“Melakukan pembelajaran secara maksimal dan anak-anak mempunyai target sehingga itulah yang menjadi orientasi anak-anak untuk mencapai prestasi,” kata Riyanto.

Pun demikian dengan sektor guru, ia mengaku memiliki mitra yang sudah berpengalaman di bidangnya masing-masing. Rata-rata tenaga pendidik di SMPN 1 Bontang telah bergelar magister (Strata 2, Red.). “Sumber saya manusia (SDM) guru juga menunjang dalam meraih prestasi,” tukasnya. (ak)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button