oleh

Mudik, Rela Tidur di Emperan  Lebihi Kapasitas, Dishub Larang Kapal Berlayar 

SAMARINDA – Arus mudik menjelang Idulfitri 1439 Hijriyah mulai melonjak. Salah satu moda transportasi murah yang digunakan untuk mudik yakni kapal laut. Karena semakin banyak masyarakat yang pulang ke daerah asalnya, sebagian ada yang bahkan rela tidur di emperan kapal.

Murni (45), perempuan asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu pulang bersama dua orang anak, satu saudara kandung, dan suaminya. Mereka naik di atas kapal Prince Soya di Pelabuhan Samarinda tepat pukul 12.35 Wita.

Dia tidak mengira, kapal tersebut telah dipenuhi penumpang. Padahal kapal akan berlabuh dari Pelabuhan Samarinda menuju Pelabuhan Pare-Pare pada Ahad (10/6) siang ini. Di luar perkiraannya pula, sebelum berlayar dirinya beserta keluarga harus menunggu semalaman di pelabuhan tersebut.

“Karena memang begitu biasanya. Baru jalan hari Minggu pagi atau siang. Saya tidak tahu sih apa alasannya. Tetapi yang pasti, saya dengar besok (hari ini, Red.) baru kapal berlayar,” ungkapnya pada Metro Samarinda, Sabtu (9/6) kemarin.

Meski kapal telah dipenuhi penumpang yang bahkan rela tidur di emperan kapal, puluhan orang masih menaiki kapal yang akan berlayar ke Pelabuhan Pare-Pare tersebut. Melihat media ini memotret Murni beserta keluarganya, salah seorang petugas kapal berpura-pura menutup pintu kapal.

Namun tak berselang beberapa waktu kemudian, pintu kapal kembali dibuka. Sekira pukul 13.30 Wita, satu-satunya pintu kapal di bagian tengah masih terus dilewati penumpang yang hilir mudik mengantar para penumpang.

Berselang beberapa menit, media ini turun dari kapal. Di bawah, terlihat beberapa orang memasukkan barang bawaannya. Sementara para penumpang berlarian takut ketinggalan kapal.

Salah seorang penumpang, Alif Zakaria (52) mengaku, tiket kapal tersebut tergolong lebih mahal dibandingkan di hari-hari biasa. Biasanya jika ingin berlayar menuju Kabupaten Bone, dirinya hanya mengeluarkan uang Rp 500 ribu untuk mendapatkan tiket.

Bagikan berita ini!
  • 11
    Shares