Advertorial

59 Peserta Siap Magang di Pupuk Kaltim  

BONTANG – Dalam rangka meningkatkan kompetensi masyarakat memasuki dunia kerja, Pupuk Kaltim menggelar Tes Kemampuan Dasar (TKD) atau Tes Potensi Intelektual Umum (TPIU), Selasa (12/6) di SMA Yayasan Pupuk Kaltim (YPK).

Diikuti sebanyak 459 peserta berdasarkan kualifikasi pendidikan jenjang SMA/MA/SMK, Diploma (D3), dan Sarjana (S1 atau D4). Program magang itu sendiri mengkhususkan masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bontang.

Tathit Surya Arjanggi mewakili Manajemen Pupuk Kaltim menjelaskan maksud dan tujuan program Magang Nasional ini untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), khususnya di Kota Taman. Guna mendidik atau mempersiapkan lulusan Bontang siap kerja.

“Kita beri kesempatan mereka (peserta magang, red.) untuk bekerja. Bukan bekerja seperti karyawan pada umumnya, namun dapat merasakan dunia kerja di Pupuk Kaltim juga persiapan saat ada proyek di Kota Taman,” terangnya.

Dengan durasi kerja selama enam bulan, terhitung Juli hingga Desember 2018 mendatang. Ia menambahkan, program magang Pupuk Kaltim ini sesuai dengan target Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebanyak 1,4 juta peserta di 2019. dan akan dilaksanakan dua periode dalam setahun.

Pada periode pertama, perekrutan di sesuaikan dengan kemampuan perusahaan serta unit kerja. Dengan rincian, jenjang SMA/MA/SMK jurusan Mesin, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Kimia. D3 baik laki-laki dan perempuan jurusan Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Fisika, Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)/Safety, Manajemen Bisnis/Administrasi, Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknologi Informasi, Teknik Sipil, hingga Pertanian.

Sementara jenjang S1 mencari peserta jurusan Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknologi Informas, Teknik Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Manajemen Bisnis/Administrasi, Hukum, Kesehatan Masyarakat, dan Agronomi.

“Magang periode pertama ini akan menerima 59 peserta. Menyesuaikan kemampuan unit kerja. Semisal unit kerja A dapat membimbing anak magang level apa, tingkatan apa, jurusan apa. Karena kami harus menyiapkan pembimbing. Ada lookbook serta sertifikasi,” ucap Tathit.

Dia berharap melalui salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Pupuk Kaltim ini, bukan hanya membantu dalam bentuk materi saja. Namun lebih kepada peningkatan kompetensi masyarakat Bontang.

Di tempat sama, Waka Kurikulum SMA YPK Ismuji mengapresiasi program magang garapan Pupuk Kaltim kerja sama dengan Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan Pelayaran Terpadu Satu Pintu (DPTMTK-PTSP). Pada tahapan ini, tim YPK kembali mendapat kepercayaan menguji tes kemampuan dasar calon peserta untuk menjadi pemagang di Pupuk Kaltim.

Sebanyak 238 peserta SMA/MA/SMK menggunakan 12 lokal kelas, 46 peserta D3 menggunakan Auditorium SMA YPK, dan 175 peserta S1 memakai 9 lokal kelas. “Total menggunakan 21 lokal kelas dan auditorium. Dengan standar tes 20 orang per kelasnya,” rinci Ismuji.

Tak ketinggalan, ia memberikan semangat kepada peserta seleksi magang Pupuk Kaltim periode pertama tersebut. Serta tetap menyemangati para peserta yang tak lolos pada tahapan ini. (ra/adv)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button