oleh

Kampanyekan Safety Riding, Terbuka untuk Segala Jenis Motor Kenalan dengan Komunitas Motor DTS-I Samarinda 

Komunitas motor biasanya identik dengan spesifikasi motor yang dikendarai. Namun, berbeda dengan komunitas motor DTS-I. Komunitas ini tidak mengklasifikasikan keanggotaan berdasarkan varian motor. Melainkan lebih kepada mengemban visi yang sama yaitu “safety riding number one”.

DEVI NILA SARI, Samarinda

Ingin mengubah stereotip anak-anak motor yang identik ugal-ugalan dan perilaku sembrono lainnya, itulah yang mendasari kehadiran komunitas DTS-I. “Dalam komunitas kami, safety riding yang paling utama,” ujar Dani selaku ketua komunitas DTS-I kepada Metro Samarinda.

Dia menjelaskan, mengapa dalam komunitas mereka safety riding adalah yang utama. Dalam hal ini, mereka menyayangkan perilaku para pengendara motor yang terkadang tidak memperhatikan keselamatan dalam berkendara. Sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka-lantas).

Seperti, mengganti warna lampu sorot sehingga membuat pengendara lain menjadi silau maupun menyaringkan suara motor sehingga menyebabkan polusi udara. “Yang paling pertama menjaga keselamatan diri sendiri. Karena jika seorang pengendara tidak peduli akan keselamatan dirinya sendiri, kelalaiannya bisa membuat orang lain juga celaka,” ujar pria yang lebih akrab disapa Idang itu.

Namun, lanjut dia, kalau sedang perjalanan ke luar kota seperti ke Balikpapan, tidak masalah bila ingin kebut-kebutan. Peraturan di komunitasnya tersebut hanya berlaku di dalam kota. Karena, jika di dalam kota lalu lintas lebih padat. Sehingga, lebih kepada menjaga keselamatan bersama. “Tidak diperkenankan kebut-kebutan di dalam kota,”tegasnya.

Lebih lanjut, pria berusia 26 tahun itu membeberkan, sejarah terbentuknya klub motor yang dia pimpin terbilang lucu. Awalnya nama klub motor mereka terbentuk dari obrolan iseng. DTS-I sendiri sebenarnya adalah nama dari sebuah mesin motor. Ya, DTS-I adalah singkatan dari Dual Twin Spark-ignition. Mengapa bisa terbersit nama nyeleneh seperti itu, mereka pun bingung menjelaskan.

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share
loading...