oleh

BPJS Peringati Faskes yang Tolak Pasien Saat Lebaran Peserta JKN-KIS Bebas Berobat 

SANGATTA-Kepala Cabang Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesahatan Sangatta, Nurlia Afyanti didampingi  Edy Junaedi Staf Komunikasi Publik meminta masyarakat melaporkan jika ada fasilitas kesehatan (Faskes) yang menolak pasien.

Khususnya bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional  Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) dari luar daerah atau yang tengah mudik.

“Bila ada faskes yang menolak melayani atau meminta biaya,  mohon segera dilaporkan ke care center 1500 400,” tegas Edy.

Katanya,  hal itu merupakan dukungan terhadap program ‘Mudik Nyaman’ bersama BPJS kesehatan, yang digelar serentak diseluruh Indonesia.

Mengingat libur lebaran sudah dekat, (BPJS) Kesehatan memberikan kemudahan akses layanan ke peserta JKN KIS. Dari H-8 sampai H+8 atau 7-23 Juni.

Peserta yang mudik, walaupun tidak terdaftar di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tersebut, apabila membutuhkan pelayanan kesehatan dapat memperolehnya di FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Kemudian, kewajiban melayani peserta JKN-KIS  juga berlaku bagi FKTP non Puskesmas (klinik pratama dan dokter praktek perorangan). Jika di luar jam buka layanan FKTP bisa dilayani di IGD rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan dasar.

Hanya saja,  untuk Kaltim,  termasuk Kabupaten Kutim,  tidak mengadakan posko seperti di pulau Jawa.

“Untuk Kaltim tidak dibuat Posko. Posko hanya ada di delapan titik padat pemudik, di antaranya  Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rest area KM 57 Cikapek, Stasiun Yogyakarta,” bebernya.

Sebelumnya melalui siaran pers, Senin (4/6) di Samarinda, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Samarinda Nurifansyah mengatakan pelayanan itu hanya berlaku bagi peserta JKN KIS yang aktif.

Untuk itu kepada peserta harap memastikan telah membayar iuran.  Untuk memastikan kelancaran pelayanan peserta bisa men-download aplikasi gratis.

Bagikan berita ini!
  • 3
    Shares