Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Dahlan Iskan

Cerita Tentang US Highway

Oleh: Dahlan Iskan

Bulan ke-2 di Amerika itu. Awal Juni 2018 itu. Saya berkunjung ke museum Dwight  Eisenhower. Presiden Amerika Serikat ke-34. Di tempat ia dibesarkan. Di Abeline. Di Kansas. Dekat I-70.

Pikiran saya tidak di museum. Justru ke jalan bebas hambatan I-70 itu (Interstate 70). Yang baru saja saya lewati itu. Eisenhower-lah yang membangun jalan itu. Tahun:  1956. Panjang: 3.460 km.  Begitu sering saya lalu-lalang di I-70 itu.

Dari mana uangnya?

Padahal bukan hanya I-70 yang ia bangun. Juga I dan I dan I yang lain. Tidak bisa dihitung dengan 10 jari. Di seluruh Amerika. Dari barat ke timur. Dari utara ke selatan. Seperti papan catur. Membelah-belah seluruh  daratan Amerika. Total panjangnya: 45.000 Km. Tidak terbayangkan ada presiden yang punya ide seperti itu.

Dari mana uangnya?

Melihat angka 45.000 Km itu bayangan saya ini: sama dengan membangun delapan jalan bebas hambatan dari Sabang sampai Merauke.

Itulah revolusi jalan bebas hambatan di Amerika. Yang dipercaya sebagai titik awal kemajuan Amerika.

Dari mana uangnya?

Eisenhower pintar memanfaatkan keadaan: perang dunia. Saat ia jadi presiden perang dunia II baru selesai. Patriotisme masih  meluap-luap. Seperti kawah gunung berapi. Memenangkan perang adalah segala-galanya.

Usul pembangunan jaringan jalan bebas hambatan itu adalah hidup atau mati. Untuk mempertahankan tiap jengkal tanah Amerika. Dari ancaman semacam perang dunia itu. Ke bagian mana pun musuh masuk tentara Amerika dengan mudah menyergapnya. Logistik mudah dikerahkan.

Dengan penjelasan Eisenhower  seperti itu DPR Amerika langsung menyetujuinya.

Dari mana uangnya?

Itu kan tahun 1956. Ketika Amerika belum kaya.

Dari mana uangnya?

Persetujuan DPR itu langsung diikuti dengan lahirnya UU baru: UU Jalan Bebas Hambatan.

1 2 3 4Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button