Bontang

90 Persen Warga Bontang Sudah Punya KTP-el 

BONTANG – Hampir 90 persen warga Bontang yang sudah wajib memiliki KTP sudah mendapatkan KTP-el. Diperkirakan jumlah KTP yang belum dicetak sebanyak 500-an lembar. Namun demikian, jumlah warga Bontang yang belum melakukan perekaman masih sekira 5 ribuan. Sehingga diimbau agar masyarakat segera melakukan perekaman KTP-el.

“Yang belum perekaman kami tidak tahu pasti karena data belum di-update lagi. Hanya kemarin, dari data yang belum dicetak KTP-elnya masih ada sekitar 3 ribuan lagi,” jelas Kabid Pelayanan Pendaftaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang, Eka Dhedy Ansharriddin, Kamis (21/6) kemarin.

Oleh karena itu, lanjut Eka, pihaknya sudah melakukan pencetakan sebelum bulan Ramadan. Sehingga, dari 3 ribu yang belum dicetak, sisa 500-an KTP yang belum tercetak. Tetapi memang, dari 5 ribuan yang belum melakukan perekaman, berdasarkan data dari KPU Bontang hanya tersisa 800 yang dinyatakan masuk sebagai syarat pemilih. “Sisanya ada yang sudah meninggal, atau pindah dari Bontang tetapi tidak melaporkan kepindahannya,” ujarnya.

Sampai saat ini, Eka menyatakan pihaknya masih menerima untuk melakukan pencetakan. Karena, saat ini blangko masih tersedia banyak. Hanya saja, pihaknya terkendala masalah jaringan. Sebab, tidak semua yang sudah melakukan perekaman bisa langsung dicetak. “Kalau cetak tidak ada masalah, selama jaringannya bagus, siap cetak, maka kami cetakkan,” ungkapnya.

Tetapi pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang belum merekam segera melakukan perekaman. Karena Eka khawatir mereka yang belum melakukan perekaman, sementara waktu sudah dekat dengan hari H Pilgub Kaltim dan hasil perekaman belum siap cetak. “Meskipun memang perekaman ini bukan hanya untuk kepentingan Pilgub, tetapi persyaratan administrasi kependudukan,” terangnya.

Sementara untuk surat keterangan (Suket), Eka mengaku masih ada masyarakat Bontang yang menggunakannya. Karena dari semua yang melakukan perekaman, bervariasi hasilnya. Ada yang cepat bisa dicetak, ada juga yang lambat. Makanya yang belum bisa dicetak KTP-el nya diberikan suket. “Kami imbau mereka yang belum melakukan perekaman segera melakukannya di kecamatan masing-masing. Kalau ada kendala misalnya ada hambatan dari faktor kesehatan bisa disampaikan ke kami,” bebernya.

Selain itu, jika saat ini ada warga Bontang yang sedang di luar daerah, Eka menyampaikan bahwa mereka bisa melakukan perekaman sesuai domisili di mana mereka berada.(mga)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button