Bontang

Manajemen Grab Minta Dimediasi 

“Grab sudah mengirim surat permohonan tentang adanya perubahan transportasi darat. Mereka minta dijembatani ketemu dengan wali kota,”

 Sukardi Kepala Dinas Perhubungan Bontang

BONTANG – Langkah persuasif dilakukan pihak perusahaan ojek daring Grab. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang Sukardi mengatakan, sebelum cuti bersama Idulfitri manajemen Grab telah menyampaikan surat permohonan untuk mediasi dengan Wali Kota Bontang.

Hal ini terkait izin beroperasi moda transportasi berbasis aplikasi tersebut. Nantinya agenda pertemuan itu akan dijadwalkan setelah perhelatan pesta demokrasi pemilihan Gubernur Kaltim.

“Grab sudah mengirim surat permohonan tentang adanya perubahan transportasi darat. Mereka minta dijembatani ketemu dengan wali kota,” kata Sukardi.

Sukardi juga mengimbau kepada manajemen untuk segera melakukan pendataan jumlah anggota. Hal ini terkait pelacakan bilamana terjadi musibah kecelakaan yang diakibatkan oleh pengendara ojek daring tersebut.

Selain itu, tujuannya agar masyarakat dapat membedakan antara tiap perusahaan ojek online maupun Asosiasi Travel Bontang (ATB). “Harus didata, punya surat izin mengemudi, supaya kalau terjadi kecelakaan bisa terdeteksi. Kalau begini kan Dishub tidak tahu alamat dari pengendara ojek online,” tutur Sukardi.

Setelah proses mediasi dengan wali kota, nantinya Dishub juga akan mendudukkan bersama dengan ATB. Hal ini guna meminimalisir polemik  di kemudian hari, terutama lokasi pengambilan penumpang. “Harus ketemu dengan pengurus dan anggota ojek online dan ATB. Indah jika saling koordinasi dan saling menghormati,” imbuhnya.

Intinya Dishub tidak menolak perusahaan untuk berinvestasi di Kota Taman. Akan tetapi sudah selayaknya perusahaan tertib akan pengurusan izin di daerah setempat.

Sementara untuk perusahaan Bontang Go hingga saat ini belum ada koordinasi dengan Dishub Bontang. Seperti diketahui dua perusahaan moda transportasi online ini telah beroperasi di Kota Taman.

Berdasarkan pantauan Bontang Post pada Sabtu (23/6) pukul 18.50 Wita,  terdapat tujuh pengendara Grab Car dan empat Grab Bike yang beroperasi. Sedangkan untuk Bontang Go 22 armada Bontang Go Ride dan tujuh Bontang Go Car. (ak)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button