Bontang

Panwaslu Tangani 10 Dugaan Pelanggaran

BONTANG – Panwaslu Kota Bontang telah menangani beragam dugaan pelanggaran selama tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Kalimantan Timur tahun 2018. Dugaan pelanggaran tersebut ada yang berupa temuan dan laporan.

Ketua Panwaslu Bontang Agus Susanto mengatakan, sudah ada 10 dugaan pelanggaran. Rinciannya, 8 dugaan pelanggaran untuk Pilgub Kaltim, 1 dugaan pelanggaran untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019, dan 1 dugaan pelanggaran untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

“Untuk dugaan pelanggaran pada Pilgub Kaltim ini melibatkan 2 PNS dan 2 non PNS,” jelas Agus saat melakukan konferensi pers di Kantor Panwaslu Bontang.

Untuk hasil dugaan pelanggaran ASN tersebut sudah diberikan kepada pembina ASN yakni Sekda Bontang dan ditembuskan ke Komisi ASN untuk melakukan pemeriksaan etik. Sementara dari 10 dugaan pelanggaran, semuanya tidak ada yang memenuhi unsur pelanggaran pidana. “Kemarin momen terakhir kampanye ada laporan dugaan money politik salah satu Paslon Pilgub Kaltim, ini sudah kami bahas sebanyak 2 kali dan hasilnya tidak memenuhi delik pidana,” ungkapnya.

Namun demikian, karena dalam laporan tersebut melibatkan KPPS maka, lanjut Agus pihaknya merekomendasikan ke KPU Bontang untuk dilihat pelanggaran etiknya dan sanksi ketidaknetralan. “Karena dengan keterlibatannya itu ada indikasi ketidaknetralan,” ujarnya.

Dikatakan Agus, pihaknya sudah melakukan penanganan sesuai aturan. Bahkan 8 perkara dugaan pelanggaran merupakan temuan bukan hanya tergantung pada laporan. “Kami bisa saja langsung menindak, asalkan memenuhi persyaratan, berupa adanya saksi dan barang bukti,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah terkait KPPS yang terindikasi ketidaknetralan, Ketua KPU Bontang Suardi mengatakan pihaknya sudah mengganti KPPS yang terlibat atau mendukung salah satu paslon. “Itu langsung kami ganti KPPS-nya,” tegas Suardi. (mga)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button