2.092 Surat Suara Tidak Sah

SANGATTA – Minimnya wawasan sejumlah masyarakat di Kutai Timur (Kutim), menyebabkan banyaknya surat suara dianggap tidak sah. Asal mencoblos tidak sesuai ketentuan menjadikan ribuan lembar dianggap tidak terpakai atau sama saja golput.

Hal tersebut didapati di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur 2018. Sebanyak 103.055 surat suara, Kutim memiliki hasil sebanyak 100.963 lembar yang sah dan 2.092 lembar dianggap tidak sah.

Ketua KPU Kutim, Fahmi Idris menjelaskan, penyebab banyaknya surat suara tidak sah tersebut dikarenakan masih banyak masyarakat tidak paham cara mencoblos yang baik dan benar.

“Mungkin masih banyak warga yang kurang paham cara mencoblos, padahal KPU sudah memaksimalkan sosialisasi di desa dan pelosok,” ujarnya.

Banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui tentang pasangan calon, membuat beberapa warga di sejumlah desa tidak bisa memilih dengan baik. Semua itu karena minimnya kampanye di pelosok.

Sehingga saat rekapitulasi surat suara beberapa waktu lalu, ribuan surat suara banyak ditemukan. Hal tersebut sangat disayangkan, kemudian menjadi pelajaran bagi pihak KPU agar tidak terulang di pemilu selanjutnya.

“Bisa saja pada saat tim melakukan sosialisasi, banyak warga yang malah pergi ke kebun. Sehingga sosialisasi itu tidak sampai dengan baik pada masyarakat,” ucapnya. (*/la)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept