oleh

WTP Berebas Tengah Shutdown, Hari Ini Air Tak Mengalir di Empat Kelurahan Durasi Perawatan 12 Jam 

BONTANG – Upaya peningkatan layanan dilakukan oleh manajemen PDAM Tirta Taman Bontang. Salah satunya dengan melakukan kegiatan perawatan berkala Water Treatment Plant (WTP) Berebas Tengah, Sabtu (14/7) hari ini.

Direktur Utama PDAM Tirta Taman Suramin mengatakan, penghentian distribusi ini akan menyebabkan enam ribu pelanggan di empat kelurahan Bontang Selatan tak teraliri air. Meliputi Kelurahan Berebas Tengah, Berbas Pantai, Tanjung Laut, dan Tanjung Laut indah. Tak hanya itu, sebagian pelanggan di Jalan Ahmad Yani juga akan terkena imbas dari program rutin manajemen ini.

“Empat kelurahan akan kami stop sementara pada saat shutdown WTP,” kata Suramin kepada Bontang Post, Jumat (13/7) kemarin.

Menurut dia, proses shutdown membutuhkan waktu sekira 12 jam. Dimulai pada pukul 07.00 Wita hingga 19.00 Wita. Sebanyak 30 petugas akan dikerahkan selama proses penghentian sementara distribusi air di WTP yang berkapasitas 40 liter per detik ini. Suramin meminta kepada jajarannya untuk bekerja secara optimal demi kepuasan dan kepercayaan pelanggan.

“Saya perkirakan akan selesai maksimal pukul 19.00 Wita. Sudah saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk berkerja total,” tuturnya.

Selama proses berlangsung, petugas akan melaksanakan pengecekan alat, pembersihan panel, dan pembongkaran katup. Bukan itu saja, bak penampungan juga akan dikuras untuk mengeluarkan lumpur yang mengendap.

Dikatakannya program shutdown bertujuan menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas (K3) pelayanan air bersih. Sehingga, jika sudah jadwal shutdown maka harus segera dilakukan agar K3 air PDAM tetap terjamin.

WTP Berebas Tengah berdasarkan jadwal yang telah disusun manajamen akan mengalami shutdown setiap kurun waktu tiga bulan sekali. Sebelumnya, program ini hanya dilakukan dua kali saja per tahun. Akibatnya kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan kurang baik. “Demi meningkatkan kualitas layanan kami menambah intensitas servis berkala dari WTP itu menjadi tiga bulan sekali,” pungkasnya. (ak)

Bagikan berita ini!
  • 27
    Shares