oleh

Perusahaan Siap Paparkan Data 

POLEMIK penggunaan tenaga asing dalam proyek strategis PLTU 2×100 MW, Teluk Kadere, Bontang Lestari bakal segera ada titik temu. Pasalnya, pihak perusahaan siap duduk bersama dengan Pemerintah Kota Bontang, Kamis (19/7) hari ini. Site Manager PT Graha Power Kaltim Aris Munandar menyatakan akan menghadiri undangan tersebut.

“Kami akan menghadiri undangan Wali Kota Bontang besok (hari ini, Red.),” kata Aris.

Dikatakannya, dalam pertemuan tersebut manajemen perusahaan mulai owner hingga subkon akan memaparkan data jumlah penggunaan tenaga kerja asing (TKA). Termasuk mempresentasikan jumlah penyerapan tenaga kerja lokal yang digunakan.

Aris mengaku belum mendapatkan data terkait adanya penambahan TKA di lingkungan proyek pembangunan PLTU. Data tersebut baru bisa diketahui saat pertemuan nantinya. “Kalau data subkon jika ada penambahan semenjak rapat dua bulan lalu belum ada di tangan saya. Kalau PT GPK dan Chengda saya mengetahuinya. Tetapi besok saja datanya disampaikan masing-masing perusahaan,” ujarnya.

Namun, ia mengakui di PT GPK bakal ada penambahan TKA dalam waktu dekat. Berjumlah satu orang dari Tiongkok, nantinya akan memegang jabatan manajer keuangan. “Tapi orangnya belum datang,” tambahnya.

Tak hanya pemaparan jumlah TKA, rapat hari ini juga akan membahas progres pembangunan PLTU. Berdasarkan laporan dari main kontraktor, Aris menyebut progres pembangunan telah mencapai 40 persen.

“Di setiap proyek ada gabungan bobot persentase engineering, procurement, and construction (EPC) itu sudah mencapai 40 persen,” paparnya.

Seperti diketahui, dalam rapat bulan Mei yang dihadiri oleh seluruh pimpinan perusahaan total penggunaan TKA sebanyak 44 orang. Rinciannya PT GPK 3 orang, PT Chengda 11 orang, PT D&C Engineer Company 18 orang, dan PT Jiangxi Water and Hydropower Contruction 12 orang. Total tersebut baik yang sudah lengkap administrasi dokumen kartu izin tinggal terbatas (Kitas) maupun masih pengurusan. (ak)

Bagikan berita ini!
  • 63
    Shares
loading...