oleh

Tergiur Ayam Murah, Rp 44 Juta Raib Pedagang Pasar Kena Tipu, Tersangka Diamankan di Kalsel

BONTANG – Nasib sial dialami seorang pedagang ayam potong di salah satu pasar di Bontang. Ia kehilangan uang puluhan juta rupiah lantaran tergiur ayam murah yang konon berasal dari Banjarmasin. Uang sudah ditransfer, namun ayam tak kunjung datang. Kejadian dugaan penipuan tersebut diketahui terjadi pada Bulan Juni lalu.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasat Reskrim AKP Ferry Putra Samodra menceritakan, saat itu korban bernama Ambo Angka pergi ke kandang ayam di Kilometer 10, Kecamatan Marang Kayu. Kemudian, korban bertemu dengan seseorang yang mengaku bernama Rofik dan menawarkan ayam murah dari Banjarmasin. “Kepada korban, Rofik memberikan nomor ponsel bos ayamnya yang berada di Banjarmasin dan mengaku bernama Suri,” jelas Ferry, Kamis (19/7) kemarin.

Korban pun langsung menelpon tersangka Suri, dan tersangka menjanjikan kepada korban ayam merah dan ayam jumbo yang korban pesan akan datang tiga hari setelah pembayaran diselesaikan.

“Dari hasil negosiasi di hari Kamis (7/6), ayam bisa sampai di Bontang pada hari Minggu (10/6) pukul 16.00 Wita, dengan syarat korban harus membayar DP Rp 20 juta untuk ayam merah dan ayam jumbo Rp 20 juta serta ongkos kirim Rp 4 juta,” beber dia.

Uang sejumlah Rp 44 juta itu untuk pengiriman ayam sebanyak 2 truk. Namun dari hasil perjanjian, ayam tersebut tidak pernah sampai ke Bontang. Selain itu Ferry mengatakan, korban juga tidak dapat menghubungi nomor ponsel Suri dan Rofi. “Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 44 juta,” ungkapnya.

Dari pengungkapan kasusnya lanjut Kasat Reskrim, Unit Opsnal Polres Bontang mendapatkan informasi dari anggota Polres Banjar Baru, Kalimantan Selatan (Kalsel) bahwa salah satu terduga pelaku penipuan telah diamankan, Jumat (13/7) lalu sekira pukul 08.00 Wita. Tersangka rupanya memiliki nama asli Mulyadi. Tersangka kini sudah berada di Polres Bontang. “Kami langsung koordinasi dengan anggota Polres Banjar Baru dan benar pelaku atas nama Mulyadi telah melakukan penipuan terhadap seseorang yang bernama Ambo Angka,” ujarnya.

Bagikan berita ini!
  • 118
    Shares