Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Alat Pemadat, Bantu Kurangi Volume Sampah  Bupati: Pakai Dahulu, Jika Cocok Baru Bayar 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SANGATTA – Banyaknya volume sampah di Sangatta setiap harinya, menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Bupati Kutim pun menyetujui untuk melakukan uji coba alat pemadat, yang dapat mengubah sampah menjadi abu.

Saat diwawancarai di Kawasan Kantor UPT KPP di Sangatta Utara, Bupati Ismunandar mengatakan, tempat pembuangan akhir telah kelebihan muatan. Sehingga pihaknya mencari solusi lain agar hal ini bisa dikendalikan.

Orang nomor satu di Kutim itu menambahkan, tujuan alat tersebut dalam upaya mengurangi sampah yang bersumber dari masyarakat, yang dibawa ke TPA.

“Sampah dari TPS itu dipilah dulu, terus dibawa ke UPT KPP, nantinya di sini dipadatkan lagi, jadi ke TPA nya tidak terlalu banyak. Setidaknya ada penguranganlah,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi uji coba, Jumat, (20/7).

Inovasi tersebut dikategorikan baru, pasalnya alat pemusnah sampah Sintawaka merupakan terobosan pertama di Indonesia yang digunakan di Kutim. Sebuah mesin dekomposisi sampah padat, yang menggunakan teknologi ionisasi udara secara magnetic, yang dapat mencuri perhatian pemkab Kutim.

“Kami akan uji coba, kemungkinan bisa memakan waktu sekira satu bulan. Jadi dipakai dulu, kalau pas baru dibayar,” katanya.

Tidak hanya di Sangatta, jika alat ini dapat memberikan dampak lebih baik pada lingkungan di wilayah pimpinannya, ia akan mengakomodir untuk pengembangan ke kecamatan lain.

“Kami harapkan partisipasi stakeholder. Dari hasil uji coba ini, kalau bagus, kami akan kembangkan untuk kecamatan lain,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Direktur PT. Indowash, Henry Yonathan memaparkan, dalam pengoperasiannya, harus dilakukan sesuai prosedur yang benar. Agar alat tersebut dapat secara maksimal memusnahkan sampah secara sempurna menjadi abu dengan perbandingan hingga 1/300.

“Ada keunggulan dari alat ini, yaitu sistem ramah lingkungan, karena tidak menggunakan bahan bakar fosil dan gas. Hanya memerlukan 2000 Watt, itupun untuk menyalakan motor dinamo saja,” tegasnya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments