oleh

Butuh Kepedulian Bukan Pencitraan Respon Masyarakat Terhadap Calon Legislatif

SANGATTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai membuka lembaran baru pemilihan legislatif (pileg). Saat ini sudah masuk dalam tahap verifikasi berkas partai.

Mereka yang mendaftar di partai terlihat bervariasi. Mulai dari calon baru maupun yang lama kembali mendaftarkan diri. Terlihat, beberapa calon mulai unjuk gigi. Terkesan melakukan “pencitraan”.

Namun dari hasil penelusuran media ini, masyarakat mengaku bosan dengan langkah tersebut. Warga mengaku tak membutuhkan pencitraan, melainkan tindakan. Bukan kerja karena ingin dinilai,  melainkan untuk keikhlasan.

“Sudah mau lima tahun kami memantau kinerja anggota DPRD.  Tetapi,  kami belum merasakan hasil yang maksimal. Biasa saja. Tak ada perubahan. Apalagi mereka kembali mencoba pencitraan, kami katakan tidak laku,” ujar Muhajir warga Sangatta Utara, yang berada di dapil satu.

Muhajir mengaku,  ogah memilih calon yang tak berbuat bagi masyarakat. Dirinya akan memilih calon lain yang tak hanya mengumbar janji, melainkan bukti. “Saya lihat banyak calon baru. Kalau calon lama,  enggak lagi. Hanya termakan janji saja,” katanya tanpa menyebutkan  calon yang dimaksud.

Sarmida, warga lainnya yang bermukim di Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan,  juga menuturkan hal yang serupa.  Cukup banyak calon yang duduk di dapil 2 (dulu dapil 3),  namun  tak memberikan perubahan bagi Sangatta Selatan. Bahkan makin tak jelas.

“Salah satunya masalah pembangunan.  Masalah kawasan.  Banyak sekali.  Tak ada perubahan.  Jadi kalau mereka calon lagi,  tak akan kami pilih,” katanya.

Bahkan kata dia, dirinya tak menjamin akan kembali memberikan  suara kepada para calon. Sebab,  mimpi buruk tersebut diyakini akan kembali terulang.

“Saya tidak yakin akan ada calon yang benar-benar peduli kepada rakyat. Buktinya,  apa yang sudah kami rasakan saat ini,  tidak ada.  Biasa-biasa saja,” katanya.

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share