oleh

DKP3 Kumpulkan Pelaku Usaha Ikan Bawis Bahas Perlindungan Produk, Dorong Terbantuknya Organisasi

BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Rabu (18/7) lalu mengumpulkan para pelaku usaha Ikan Bawis yang ada di Kota Taman. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang pertemuan Balai Pendidikan dan Keterampilan Sekaya Maritim, Jalan MH Thamrin RT 26 nomor 100 Tanjung Limau, Bontang Baru. Turut hadir Kepala DKP3 Aji Erlynawati, Sekretaris DKP3 Kamilan, perwakilan salah satu perusahaan, beserta pegawai DKP3 lainnya.

Kepala DKP3 Aji Erlynawati mengatakan, pertemuan dilakukan dalam rangka berdiskusi dengan para pelaku usaha mengenai perlindungan terhadap salah satu satu hasil laut yang menjadi andalan Bontang. Yaitu berupa ikan bawis yang hidup di perairan Bontang. Selain ikan bawisnya, juga dibahas terkait perlindungan  produk olahannya maupun produk turunan lainnya.

“Kegiatan ini berkaitan produk olahan pada indikasi geografis. Di mana, baik sumber daya alamnya, produk bawisnya, hasil olahannya, maupun kerajinan tangannya bisa mendapat perlindungan dari Dirjen HKI (Hak Kekayaan Intelektual, Red.),” ujarnya.

Wanita yang akrab disapa Iin itu juga mengucapkan, hingga diskusi tersebut selesai dilaksanakan, masih belum ditemukan mana yang akan diajukan untuk mendapat perlindungan. Meski begitu, dirinya berharap adanya bantuan dan partisipasi dari perusahaan dalam kegiatan ini, proses pematenan dan perlindungan tersebut bisa lebih mudah direalisasikan.

“Nanti akan ada tim khusus yang membahas dan mengkaji lebih lanjut terkait hal ini,” tutur Iin.

Dirinya membeberkan, jika dari hasil laut ikan bawis ini bisa mendapatkan perlindungan dari negara, akan turut berdampak positif pada terangkatnya nama Bontang sebagai daerah yang memiliki ciri khas Ikan Bawis. Di satu sisi, para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berkecimpung di bidang ikan bawis turut merasakan manfaatnya.

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share
loading...