oleh

IRT Nekat Jualan Sabu Bawa 9 Poket Serbuk Kristal, Terancam 20 Tahun Penjara

BONTANG – Pengedar narkoba kini bukan hanya berasal dari kaum muda. Pasalnya, seorang ibu rumah tangga (IRT) kini juga tergiur untuk melakoni bisnis haram ini. Salah satunya adalah AM (37), warga Jalan Kapitan, Toko Lima, Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Akibat menjadi pengedar, AM kini harus mendekam di tahanan.

AM diamankan di Pelabuhan Umum, Desa Saliki, Kecamatan Muara Badak, Kamis (19/7) lalu. IRT tersebut diamankan atas kepemilikan sabu seberat 2,3 gram.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasubag Humas Iptu Suyono mengatakan, pengungkapan kasus narkoba dengan tersangka AM berawal Rabu (18/7) lalu. Awalnya, polisi mengamankan tersangka kepemilikan sabu berinisial MS (34) warga Jalan Dermaga Baru, Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak. “Kami awalnya mengamankan MS. Setelah dimintai keterangan, ternyata sabu yang dia miliki berasal dari tersangka AM,” jelas Suyono, Senin (23/7) kemarin.

Dari keterangan MS, polisi langsung melakukan penyelidikan Kamis (19/7) lalu. Dipimpin oleh PS Kanit Reskrim Polsek Muara Badak Aipda Yayak Winarko, Unit Reskrim Polsek Muara Badak pun melakukan pengembangan. “Sekira pukul 23.00 Wita Kamis malamnya, barulah tersangka AM bisa diamankan,” ujarnya.

Saat dilakukan penggeledahan badan, polisi mendapati 1 unit ponsel, 9 poket kecil serbuk kristal yang diduga narkotika jenis sabu-sabu. “Total brutonya kurang lebih 2,3 gram, tersangka pun diamankan ke Polsek Muara Badak beserta barang bukti untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan,” terang dia.

Atas perbuatannya, tersangka diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya bisa 20 tahun penjara,” pungkasnya. (mga)

Bagikan berita ini!
  • 406
    Shares
loading...