oleh

Sofyan dan Jaang Tidak Hadiri Penetapan Gubernur Kaltim Terpilih

PENETAPAN Gubernur Kaltim terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Selasa (24/7) kemarin hanya dihadiri Isran Noor dan Rusmadi. Sementara dua pasangan calon (paslon) lainnya tidak nampak dalam penyampaian hasil akhir Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 tersebut.

Pantauan media ini, Isran Noor datang sekira pukul 14.00 Wita bersama Hadi Mulyadi. Sementara Rusmadi hanya didampingi tim suksesnya. Sedangkan pasangannya, Safaruddin tidak terlihat dalam kegiatan yang diselenggarakan KPU di Hotel Bumi Senyiur Samarinda itu.

Begitu juga dengan paslon nomor urut 1 Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi dan paslon nomor urut 2 Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat, keduanya tidak terlihat dalam penetapan tersebut.

Kegiatan yang diselenggarakan antara lain pembacaan berita acara penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terpilih oleh Komisioner KPU Kaltim, penandatanganan berita acara, dan penyerahan berita acara pada seluruh paslon atau perwakilan paslon, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), hingga Ketua DPRD Kaltim Muhammad Syahrun.

Ketua KPU Kaltim, Muhammad Taufik mengatakan, penandatanganan berita acara dan penetapan calon pemenang Pilgub Kaltim tersebut menjadi penanda bahwa kontestasi tersebut telah berakhir dengan damai.

“Ini dapat dijadikan contoh bagi provinsi lain. Karena di tempat lain masih ada gugatan-gugatan. Di Kaltim alhamdulillah semua paslon beserta tim suksesnya memberikan selamat kepada pemenang,” ucapnya.

Taufik berharap, proses pilgub hingga penetapan pemenang tersebut dapat dijadikan contoh bagi generasi muda Kaltim. Bahwa kompetisi adalah hal biasa dalam perebutan kekuasaan. Namun akhir dari tahapan tersebut harus tetap dibarengan dengan perdamaian dan persatuan.

“Karena kita ini bukan orang lain. Semua saudara, teman, dan kerabat. Apalagi semua orang berkontribusi untuk menyukseskan pilgub ini,” ucapnya.

Atas dasar itu, Taufik mengingatkan agar seluruh masyarakat menerima dengan legawa Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor-Hadi Mulyadi. Karena keduanya akan menjabat dan memimpin Kaltim di periode 2018-2023. “Siapapun gubernurnya, siapapun pilihan anda, setelah terpilih, ini adalah gubernur kita semua,” tutur Taufik.

Bagikan berita ini!
  • 3
    Shares