Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Kenaikan Harga Ayam Semakin Dikeluhkan, Disperindag Janji Lakukan Sidak

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Harga daging ayam yang naik dalam beberapa bulan terakhir kini banyak dikeluhkan pedagang maupun pelaku usaha. Baik itu pada rendahnya daya beli warga hingga menurunnya omzet yang diperoleh para pelaku usaha. Bahkan, beberapa pemilik warung makan terancam menutup warungnya sebagai dampak dari naiknya harga ayam.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Samarinda, Muhammad Fachri Anshari mengatakan, pihaknya telah melaporkan adanya lonjakan harga tersebut kepada Bagian Perekonomian Sekretariat Kota (Setkot) agar segera diambil langkah.

“Segera akan kami rapatkan dengan bagian ekonomi. Sepengetahuan kami stok daging ayam cukup. Namun kenapa sekarang malah kosong. Hal ini akan kami tindak lanjuti. Jika memungkinkan, dalam waktu dekat kami akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar,” kata dia, Kamis (26/7) kemarin.

Selain itu, Fachri menuturkan, pihaknya akan segera memanggil pihak Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Samarinda guna duduk bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Hal ini dilakukan karena ia mendapat laporan bahwa ada pembatasan jual beli ayam di antara pengepul dan pembeli akibat stok daging ayam yang kosong.

“Untuk itu perlu ada koordinasi di antara instansi-instansi terkait. Karena dinas perdagangan tidak bisa sendirian dalam mengatasi hal ini. Makanya nanti akan ada rapat bersama tim TPID,” ujarnya.

Fachri menyebut, berdasarkan pantauan instansi tempat dia berhimpun, saat ini harga daging ayam berada di kisaran Rp 34 ribu per kilogram (kg). Sementara harga yang beredar di pasaran saat ini sudah mencapai Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per ekornya.

“Harga yang kami pantau pada 16 Juli lalu merupakan harga per kg. Kalau di pasaran menembus harga Rp 80 per ekor, kemungkinan itu ayamnya yang ukuran agak besar dengan berat sekira 2 kg,” tutur dia.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments