Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Hoaks atau Tidak?

Jenazah Dibawa Motor Bukan karena Tak Kuat Bayar Ambulans

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SEPANJANG hari kemarin, banyak netizen yang menerima dan membagikan ulang video tentang polisi lalu lintas (polantas) yang sedang menghentikan pengguna sepeda motor berboncengan tiga. Motor itu ternyata sedang membawa jenazah.

Tak sedikit netizen yang mengira jenazah tersebut dibawa dengan motor karena keluarga korban tak mampu menyewa ambulans di rumah sakit. Termasuk akun-akun semacam Mak Lambe Turah (fb.com/Maklambeturah) yang menulis seperti ini: “Polantas kaget setelah hentikan motor yang berboncengan tiga. Ternyata satu yang diboncengkan adalah jenazah yang dibawa dari rumah sakit dengan menggunakan motor karena tak cukup biaya.”

Ternyata, terjadi disinformasi dalam pesan tersebut. Faktanya, memang benar polantas menghentikan pengguna motor yang berboncengan tiga. Satu di antaranya memang jenazah. Tapi, jenazah itu dibawa dengan motor bukan karena tak ada biaya untuk menyewa ambulans dari rumah sakit.

Untuk mencari fakta dari kejadian tersebut, Jawa Pos berkoordinasi dengan koran Jambi Independent (Jawa Pos Group). Sebab, awalnya peristiwa itu dikabarkan terjadi di Tanjung Jabung (Tanjab) Timur, Jambi. Menurut laporan jurnalis Jambi Independent, kejadian tersebut persisnya berlangsung di Kecamatan Geragai.

Kapolres Tanjab Timur AKBP Marinus Sitepu menegaskan, jenazah itu bukan pulang dari rumah sakit. Justru jenazah tersebut belum sempat dibawa ke rumah sakit. ”Jadi, tidak benar kalau katanya tidak dibawa ambulans dari rumah sakit karena tak ada biaya atau biaya ambulansnya mahal,” katanya.

Kasatlantas Polres Tanjab Timur AKP Temrizal menambahkan, kejadian tersebut berlangsung Senin (23/7). Saat itu anggota Satlantas Polres Tanjab Timur sedang berpatroli di jalan. Anggotanya sempat melihat motor yang menyalip dan ditumpangi tiga orang. Tak lama berselang, motor tersebut bermasalah dan meminta bantuan. Ternyata, motor yang bermasalah itu sedang membawa jenazah.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments