oleh

Maju Caleg, Mantan Napi ini Siap Perjuangkan Rakyat

-Ads-228 views

ROHANDI Yusuf Palandrai, pria kelahiran Sangatta, 2 Juli 1992 ini sebelumnya pernah terlibat kasus tindak pidana 10 tahun lalu, tepatnya 2008 silam. Warga Jalan Hidayatullah Kelurahan Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara ini dikenakan Pasal 62 UU No 5 Tahun 1997 tentang psikotropika.

Pria yang kerap disapa Andi itu pernah menjalani hukuman pidana penjara berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Nomor 138/Pid.An)2018/2018/PN. Sgt dan diputus Tanggal 18 September 2008. PN memutuskan pemuda ini dipenjara selama 1 tahun 6 bulan.

Namun, kini ia bertobat. Ia mengakui kesalahannya. Andi berjanji tak akan mengulangi perbuatannya. Ia mulai merintis usaha. Salah satunya menggeluti usaha orang tua dan berkecimpung di bidang perkebunan dan pertanian.

Pada tahun 2018 ini, dirinya berikhtiar mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kutim di Daerah Pemilihan (Dapil) Dua melalui perahu Partai Perindo. Yakni, Sangatta Selatan, Rantau Pulang, Teluk Pandan, dan Bengalon.

Dapil ini dipilih lantaran masih jauh dari perhatian, khususnya di Sangatta Selatan. Sangatta Selatan merupakan salah satu kecamatan tertua. Namun faktanya, masih jauh dari harapan. Pembangunan sangat minim.

Berdasarkan itulah, dirinya memberanikan diri untuk bertarung di legislatif. Dirinya mengaku siap melayani aspirasi rakyat. Bukan janji, akan tetapi bukti.

Salah satu sasarannya ialah fokus di bidang pertanian dan perkebunan. Sebab, potensi keduanya di Kutim sangat besar. Cukup melimpah dan harus di dukung. Hanya saja, masih minim perhatian.

“Saya sudah bertobat. Saya menyesali perbuatan sebelumnya. Karenanya, saya ingin mengabdikan diri kepada rakyat. Salah satunya bidang pertanian dan perkebunan,” tandas pemuda yang memiliki darah petani ini.

Selain pertanian dan perkebunan, pastinya akan menampung semua aspirasi rakyat. Salah satunya pembangunan infrastruktur, usaha rakyat, dan lainnya.

Bagikan berita ini!
  • 69
    Shares
loading...