oleh

Solusi Banjir di Kota Bontang Temui Titik Terang Desak Provinsi Percepat Pembangunan Bendali Suka Rahmat dan Danau Kanaan 

BONTANG – Solusi masalah banjir di Kota Bontang mulai menemui titik terang. Bendali Suka Rahmat dan Danau Kanaan akan segera terealisasi. Pembangunan keduanya akan dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kaltim 2018-2023.

Hal ini dibahas secara mendalam pada Rapat Koordinasi Panitia Khusus DPRD Bontang dengan DPRD Provinsi Kaltim (Dapil Bontang, Berau, dan Kutim) yang berlangsung di Auditorium Taman 3D, Senin (30/7).

Turut hadir dalam pertemuan ini, yaitu Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Faisal dan Etha Rimba beserta anggota, Rombongan DPRD Provinsi Kaltim yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Henry Pailan, Perwakilan Pemerintah Provinsi Kaltim dari dinas terkait, Kepala OPD di lingkungan Pemkot Bontang dan perusahaan lokal.

Wali Kota Bontang yang diwakilkan oleh Asisten Administrasi Ekobang dan Kesra, Zulkifli pun hadir dalam Rapat koordinasi tersebut.

Dalam arahannya, ia menyatakan Bendali Suka Rahmat adalah solusi terbaik untuk menahan banjir masuk ke Kota Taman. Bagaimana tidak, keberadaan bendali dapat menyelesaikan 80 persen masalah banjir di Kota Bontang. Kapasitas tampungan banjir bendali Suka Rahmat direncanakan 1,716 juta meter kubik yang setara dengan debit banjir kala ulang 10 tahun.

Besarnya tingkat reduksi bendali sebesar 100% terhadap daerah tangkapan airnya. Ditambah lagi selain sebagai pengendali banjir, bendali juga berpotensi sebagai penyedia air baku wilayah sekitarnya. Namun, lanjutnya, untuk merealisasikannya  Pemerintah Kota Bontang tidak dapat berjalan sendiri.

“Rencana pembangunan Bendali Suka Rahmat berada di perbatasan dua wilayah administrasi yang berbeda (Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang), sehingga diperlukan koordinasi antar dua pemerintah tingkat dua tersebut, yang didukung oleh pemerintah provinsi. Saya harap Pemkot Bontang dan provinsi bisa komitmen dan sinergi untuk mempercepat pembangunan bendali dan Danau Kanaan, dengan menjadikan keduanya sebagai prioritas dalam RPJMD mendatang. Karena masalah banjir ini sudah krusial, secara periodik banjir besar terjadi dan harus segera diselesaikan,” kata Zulkifli.

Bagikan berita ini!
  • 4
    Shares
loading...