oleh

Permintaan Bupati pada Perusahaan, Utamakan Putra Daerah saat Perekrutan Karyawan Upaya Tekan Angka Pengangguran

SANGATTA – Bupati Kutim Ismunandar meminta kepada pihak perusahaan di Kutim, agar peduli terhadap putra asli Kutim dalam hal perekrutan karyawan. Pasalnya, Pemkab saat ini tengah mengencangkan upaya penurunan tingkat pengangguran.

Menurutnya, banyaknya perusahaan tambang dan sawit di Kutim belum mampu merekrut pegawai asli daerah dengan komposisi seimbang. Kebutuhan lowongan pekerjaan masih diminati masyarakat luar daerah. Ditegaskannya, jika tidak bisa diperuntukkan bagi putra daerah, maka hal itu dirasa dapat berdampak negatif dan menambah tinggi angka pengangguran.

Iapun meminta pada perusahaan agar tidak merekrut pekerja dari luar. Pasalnya sangat banyak anak asli Kutim membutuhkan pekerjaan. Selain itu, pihaknya sedang gencar menekan angka pengangguran.

“Kenapa tidak dari daerah sendiri diprioritaskan. Saya akan minta kepala desa dan camat untuk menginventarisir, agar lebih mengutamakan pendataan masyarakat yang siap bekerja,” ujarnya dalam coffee morning, Senin (30/7).

Dia mencontohkan, adanya salah satu perusahaan Kutim yang membuka pendaftaran di Jawa. Ismunandar meminta agar perusahaan dapat melakukan perekrutan di Kutim, sehingga banyak dilirik pendatang.

“Saya juga kaget, kenapa penerimaannya di Malang dan Surabaya, padahal di sini banyak pemuda kita yang berpotensi,” tuturnya.

Dia menginginkan adanya peraturan yang tepat, perihal persentasi kuota tenaga kerja lokal dan luar daerah. Agar banyak yang akan berinvestasi di Kutim, sehingga dirinya tidak ingin sampai warganya hanya menjadi penonton.

“Kalau memang warga sini belum memiliki ilmu yang diharapkan, ya diberi pelatihan. Supaya mereka bisa memenuhi standar. Jadi masyarakat dari luar yang datang ke sini,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kadisnaker Kutim, Darius Jiu Dian menyampaikan, saat ini belum ada regulasi yang mengatur tenaga kerja daerah harus diprioritaskan.

Bagikan berita ini!
  • 2
    Shares