oleh

Marak ASN Tak Punya Taspen  Wabup Imbau Seluruh Pegawai Wajib Mengurus

SANGATTA – Dari ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Kutim, masih sekira 300 orang belum memegang kartu Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen)

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) wajib datang dalam kegiatan sosialisasi taspen, guna memahami proses administrasi pengurusan tunjangan di OPD masing-masing.

“Setiap ASN harus memahami cara pengurusan Taspen. Agar tidak mendadak saat jelang pensiun, jangan sampai mendekati hari H baru sibuk,” ujarnya dalam sosialisasi taspen di ruang meranti, Selasa (31/7).

Menurutnya Taspen merupakan program pensiun yang dimaksudkan agar seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki Tabungan Hari Tua (THT). Hal ini penting, pasalnya saat usia sudah tidak produktif lagi, masih ada dana alternatif untuk berwirausaha atau digunakan sebagai penunjang hidup.

Di tempat yang sama, Kepala BKPP Kutim, Zainuddin Aspan menyampaikan laporan sesuai data jumlah PNS Kutim, per 31 Mei berjumlah 6.174 orang, terbagi atas tenaga pendidik sebanyak 1.196 orang, tenaga kesehatan 601 orang, fungsional 321 orang, administrasi 2.214 orang, dan struktural 1.042 orang. Untuk PNS yang sudah memegang Kartu Taspen sebanyak 5.804 orang.

“Masih sekira 370 ASN yang belum mendapatkan Kartu Taspen. Kemudian 770 orang yang memasuki batas pensiun dan status mutasi pegawai 51 orang,” ujarnya dalam laporan.

Pihaknya meminta seluruh perwakilan OPD bisa mengimbau bagi ASN yang belum mendapatkan Kartu Taspen, untuk segera melapor dan menyerahkan berkas persyaratan langsung ke Kasubag masing-masing.

“Semua harus paham mau mengurus Taspen, agar mendapat anggaran saat pensiun,” tutupnya. (*/la)

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share