oleh

Bersekongkol dengan Oknum Sopir Travel, Sengaja ke Bontang untuk Merampok

BONTANG – Setelah Sat Lantas dan Sat Reskrim Polres Bontang meringkus dua penjambret MS (59) dan DS (46), Senin (30/7) lalu, polisi langsung melakukan pengembangan. Rupanya, kedua tersangka masih punya satu rekan yang masih berkeliaran berinisial AB (20). Dari hasil interogasi pun mengungkap, ternyata mereka sengaja datang ke Bontang untuk berkomplot melakukan perampokan.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Ferry Putra Samodra mengatakan, tersangka MS dan DS merupakan pemain lama asal Samarinda. Kedua tersangka tersebut, butuh seseorang sebagai petunjuk jalan di wilayah Bontang, maka keduanya lantas menghubungi tersangka AB. “Tersangka AB sendiri sebenarnya merupakan warga Jalan Pemuda, RT 19, RW 06, Kelurahan Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, namun pekerjaannya merupakan sopir travel sehingga tahu wilayah Bontang,” jelas Ferry, Selasa (31/7) kemarin.

Rencana penjambretan itu berawal pada Senin (30/7) lalu, sekira pukul 07.00 Wita. Saat itu kata Ferry, tersangka DS menelpon tersangka AB menginformasikan bahwa dirinya akan datang ke Bontang. Sampai di Bontang, niat jahat DS sudah disampaikan kepada AB dan mengatakan jika aksinya berhasil maka AB akan mendapat jatah. “Saat itu AB dia tidak tahu posisi DS ada di mana. Tetapi 2 jam kemudian, DS dan temannya MS mengajak AB ketemuan setelah mereka berada di Bontang,” ujarnya.

Alhasil, ketiganya memantau Bank Mandiri di wilayah Kampung Baru. MS ikut di mobil AB, sedangkan DS naik motor sendiri. Mereka mengamati semua nasabah yang keluar masuk bank sambil komunikasi lewat telpon. “Tetapi karena tidak ada target operasi, mereka bertiga pun meninggalkan Bank Mandiri Kampung Baru dan pindah ke Bank Mandiri Jalan Ahmad Yani,” kata dia.

Bagikan berita ini!
  • 108
    Shares