oleh

Terbukti Ijazah Palsu, Sokhip Diberhentikan BK DPRD Kaltim Rekomendasikan Gerindra Lakukan PAW

SAMARINDA–Masih ingat kasus pemalsuan ijazah yang diduga dilakukan anggota DPRD Kaltim, Sokhip? Kasus yang mulai bergulir pada 5 Maret 2018 itu menemui titik akhir. Melalui sidang paripurna wakil rakyat di gedung Karang Paci, DPRD Kalrim, Selasa (31/7) kemarin, anggota Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu secara resmi dihentikan sementara.

Sidang paripurna penghentian Sokhip berjalan tegang. Sebab wakil rakyat yang berasal dari daerah pemilihan Balikpapan itu ikut menghadiri sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Syahrun itu.

Dahri Yasin selaku Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim membacakan rangkuman pertimbangan penghentian Sokhip. Menurutnya terdapat pelanggaran kode etik yang dilakukan laki-laki kelahiran Bangil tersebut.

“Kasus ini berawal sejak dilaporkan Formak (Forum Masyarakat Anti Korupsi, Red.) Indonesia. Isi tuntutannya meminta BK untuk menelusuri surat keterangan ijazah palsu oleh oknum DPRD Kaltim,” ucapnya.

Berikutnya, tuntutan Formak Indonesia meminta BK untuk memberikan sanksi. Organisasi yang dipimpin Jeriko Noldi itu juga meminta Partai Gerindra mengambil langkah tegas terhadap Sokhip. “Formak meminta partai politik harus bertanggung jawab atas kadernya yang bermasalah. Ini terjadi akibat tidak telitinya verifikasi data calon anggota DPRD,” ungkap Dahri.

Penggunaan surat keterangan ijazah palsu juga dinilai Formak sebagai upaya yang mencoreng dunia pendidikan dan lembaga DPRD Kaltim. Karenanya kasus tersebut masuk dalam ranah pidana yang harus ditelusuri aparat kepolisian.

“Kami diminta menindaklanjuti kasus itu selama 30 hari. Kalau tidak maka Formak Indonesia akan kembali berunjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih besar. Bahkan mereka ingin berdemonstrasi di DPD (Dewan Perwakilan Daerah, Red.) Partai Gerindra Kaltim,” ucapnya.

Atas tuntutan tersebut, BK memanggil Jeriko dan Sokhip. Beberapa kali, Sokhip datang bersama pengacaranya untuk memberikan keterangan atas laporan yang dialamatkan padanya.

Bagikan berita ini!
  • 3
    Shares
loading...