oleh

Data TKA Sudah Valid

Data jumlah tenaga kerja asing (TKA) proyek pembangunan PLTU 2×100 MW, Teluk Kadere, Bontang Lestari yang sebelumnya simpang siur kini sudah valid. Pasalnya Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Bontang telah melakukan pemeriksaan ulang. Kepala DPMTK-PTSP Puguh Harjanto mengatakan, hasil pemeriksaan ulang juga disandingkan dengan data dari Kantor Imigrasi Kelas I Samarinda.

“Jadi kemarin (dua hari lalu, Red.) pagi sudah saya tegaskan kepada bidang Hubungan Industrial maupun bidang Pelatihan, Produktivitas, dan Penempatan Tenaga Kerja untuk cross check data dengan masing-masing perusahaan,” kata Puguh di sela-sela menemui para demonstran yang menolak TKA, Selasa (1/8) kemarin.

Hasilnya, sebanyak 38 TKA bekerja di proyek strategis nasional tersebut. Rinciannya untuk PT Graha Power Kaltim (GPK) sejumlah dua tenaga asing. Jumlah yang sama juga dipekerjakan oleh main kontraktor yakni PT Chengda, PT D&C Engineer Company, dan PT Zhejiang Tenaga Pembangunan Indonesia (ZTPI) sama-sama merekrut 11 orang tenaga asing. Total terbanyak disandang oleh PT Jianxi Water and Hydropower dengan 12 pekerja asal Tiongkok. (selengkapnya lihat infografis)

“Jadi tidak benar isu yang mengatakan sekira 100 TKA yang bekerja di PLTU Teluk Kadere,” tuturnya.

Dari 38 TKA tersebut, seluruhnya telah mempunyai Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas). Dituturkan Puguh, sebelumnya Bagian Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim pun telah turun ke lapangan pekan lalu. Ditemukan sekira 36 TKA yang tidak lengkap dokumennya.

“TKA yang dipulangkan saya belum mengetahui dari perusahaan mana saja, karena datanya ada di Disnakertrans Kaltim. Dikarenakan kewenangan bagian pengawasan ada di sana (tingkat provinsi, Red.),” ujarnya.

Puguh mengatakan, nantinya data yang valid akan diterbitkan sebuah dokumen. Berbentuk laporan kedatangan atau keberadaan tenaga asing. Redaksi Bontang Post juga mendapatkan data bahwa terdapat 70 TKA yang belum lapor keberadaannya ke DPMTK-PTSP. Baik masih dalam proses pengurusan izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (Imta) maupun Kitas.

Bagikan berita ini!
  • 4
    Shares
loading...