oleh

Wali Kota: Tolong Hargai Saya!

-Bontang-1.091 views

PARA peserta aksi unjuk rasa yang menolak Tenaga Kerja Asing (TKA) di proyek PLTU milik PT Graha Power Kaltim (GPK) diterima langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Sempat terjadi adu pendapat hingga Neni meminta para peserta aksi untuk menghargai perjuangannya selama di DPR RI untuk mendapatkan proyek strategis nasional di Bontang.

“Saya tidak bisa ke sana (Teluk Kadere, Red.) karena ada tamu, tolong hargai saya! Kita sama-sama saling menghargai dan sama-sama berjuang,” tegas Neni saat menyambut para peserta aksi unjuk rasa di halaman Kantor Wali Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari, Rabu (1/8) kemarin.

Dikatakan Neni, pihaknya juga sama-sama menuntut keadilan. Namun demikian, terkait investasi, tentu Pemkot Bontang akan berupaya agar investor mudah masuk di Bontang.

Memang kata dia, jumlah pengangguran di Bontang ada sebanyak 7 ribu orang dan belum semua terakomodir dengan adanya beberapa proyek strategis nasional. “Tetapi sudah ada sebagian yang bekerja, Alhamdulillah perjuangan saya waktu menjadi DPR RI tidak sia-sia, di mana Bontang dapat proyek 2,100 megawatt,” ujarnya.

Padahal sebelumnya, ground ekonomi di Bontang minus 0,8 persen, tetapi saat ini menjadi positif. Bahkan pengurangan pun menurun menjadi 1.000 orang.

Menyampaikan hal itu, para peserta aksi malah semakin menyoraki pernyataan Neni.

Neni melanjutkan, jika nanti masih akan ada proyek lainnya yang membutuhkan pekerja. Apalagi, sebentar lagi akan dibangun kilang minyak goreng dan dirinya komitmen untuk mengurangi pengangguran. “Untuk PT Wilmar yang memproduksi minyak goreng saya komitmen harus memprioritaskan warga lokal Bontang, apalagi masih banyak tenaga lokal Bontang yang mempunyai kemampuan sama seperti TKA, dan PTSP diharapkan bisa mengakomodirnya,” bebernya.

Bagikan berita ini!
  • 176
    Shares
loading...