oleh

“Demi Kinibalu, Kami Rela Mati”  Ditolak Warga, Pengerjaan Masjid Dihentikan Sementara

“Para Ketua RT di Kelurahan Jawa dan Bugis tidak ada satu pun yang bertanda tangan. Mereka datang bersama kami untuk menolak pembangunan masjid”. Yoyok Setiawan (Koordinator Aksi)

SAMARINDA – Pro kontra pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu, Kampung Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu kembali mengemuka. Rabu (1/8) kemarin, pengerjaan proyek yang diiniasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim itu diadang oleh warga setempat.

Dalam unjuk rasanya kemarin, puluhan warga kampung Bugis dan Jawa yang bermukim di daerah itu kembali menyuarakan penolakan atas proyek bernilai Rp 81,85 miliar itu. Padahal megaproyek yang telah mulai dikerjakan bulan Juni tersebut saat ini telah memasuki proses pengecoran pondasi bangunan.

Penolakan ini bukanlah kali pertama disuarakan warga. Namun Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak memilih tetap melanjutkan proyek tersebut. Puncaknya pada 15 Mei lalu, Awang melakukan groundbreaking sebagai penanda awal pengerjaan pembangunan rumah ibadah umat Islam itu.

DITOLAK: Warga Kelurahan Bugis dan Kelurahan Jawa Samarinda mendesak Pemprov Kaltim menghentikan pengerjaan proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu. (MUBIN/METRO SAMARINDA)

Pantauan media ini, pada aksinya pagi kemarin, puluhan warga di dua kelurahan itu meluapkan penolakan dengan berdemonstrasi di samping lokasi pembangunan masjid. Di tengah cuaca mendung, para kaum adam dan hawa meneriakan yel-yel penolakan proyek pembangunan masjid tersebut.

Pukul 09.00 Wita, ratusan personel kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) provinsi hingga Kota Samarinda, telah berdiri tegap, membuat pagar penutup jalan di depan Masjid Al Mukmin. Tentu saja dengan beragam peralatan lengkap untuk menghentikan langkah massa jika sewaktu-waktu terjadi chaos atau keributan.

Baru 20 menit kemudian, para demonstran datang dengan beragam spanduk. Lalu membentangkannya di tengah ratusan massa dari aparat kepolisian, Satpol PP, dan warga yang ikut dalam demonstrasi itu.

Bagikan berita ini!
  • 8
    Shares