oleh

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Kesbangpol Persiapan Sejak Dini  Koordinasi dengan Panwaslu dan KPU

SANGATTA – Untuk meningkatkan partisipasi pemilu di Kutim yang selama ini terus menurun, Kesbangpol memiliki gagasan untuk mengedukasi masyarakat, cara memilih yang benar pada pileg dan pilpres 2019.

Kepala Kesbangpol Kutim, Abdul Kadir menjelaskan, bahwa setiap pelaksanaan pemilu, Kutim kerap menduduki peringkat golput tertinggi. Bahkan pemilihan gubernur pada 27 Juni lalu, partisipasi pemilih menurun 0,36 persen.

Sekira lima faktor yang mempengaruhi minimnya animo masyarakat dalam pemilihan. Yakni libur lebaran Idulfitri, libur sekolah, perayaan piala dunia, berbeda semangat pemilih antara bupati dan gubernur, dan faktor hujan.

“Ada lima hal yang pengaruhnya cukup tinggi, bahkan menyebabkan tingkat golput semakin besar,” ujarnya saat diwawancarai usai coffee morning, Senin (6/8).

Sejumlah upaya terus digencarkan agar mampu meningkatkan daya pilih masyarakat. Pasalnya pemilihan kali ini sekaligus dua tingkat, antara pilpres dan pileg.

“Kami terus berupaya, tidak hanya memaksimalkan sosialisasi, tapi juga berkoordinasi dengan panwaslu, KPU, dan pihak terkait,” tandasnya.

Dia berharap pada seluruh masyarakat agar dapat menerapkan asas demokrasi dalam menggunakan hak suara. Selain itu, diminta pada camat agar dapat membantu mensosialisasikan ke daerahnya masing-masing.

“Saat ini kami sedang menunggu dana untuk pelaksanaan,” ujarnya. (*/la)

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share
loading...