Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Kontrak Proyek Bandara APT Pranoto Berakhir Oktober  DPRD Kaltim Minta Masalah Tanah Segera Diselesaikan

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Kontrak proyek Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim akan berakhir pada Oktober 2018. Karena itu DPRD Kaltim bakal mengevaluasi proyek yang belum selesai di bandara yang berada di Kelurahan Sungai Siring, Samarinda Utara tersebut.

Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemprov Kaltim 2017, Edy Kurniawan menuturkan, sejatinya pemerintah masih memiliki kewajiban untuk menggelontorkan dana Rp 40 miliar untuk pembangunan bandara tersebut.

Namun dana multiyears contract (MYC) untuk bandara APT Pranoto dapat dievaluasi jika masih terdapat kendala penyelesaian proyek. Salah satu masalah yang jadi perhatian pansus yakni terdapat tanah yang bergeser di sekitar landasan pacu atau runway bandara.

“Dengan adanya pergeseran tanah itu, artinya ada yang belum klir. Makanya kami juga mau mempertanyakan itu. Masalah itu sekarang dipantau,” ungkap Edy, Senin (6/8) kemarin.

Pemantauan pergerakan tanah di sekitar runway tersebut membutuhkan waktu 15 hari. Tanah akan dipulihkan dengan cara ditimbun. Tahapan tersebut akan terus berlanjut hingga tidak ada lagi masalah dengan tanah yang berpengaruh pada landasan pacu bandara tersebut.

“Itu yang terus kami pantau. Rampung enggak itu di akhir kontrak di Oktober nanti? Kalau rampung, itu bagus,” tuturnya.

Masalah lain yang belum selesai di balik pengerjaan proyek MYC di APT Pranoto yakni munculnya gugatan dari pemilik tanah. Bahkan terdapat sebagian pemilik tanah yang memenangkan gugatan di pengadilan.

“Apakah pembayaran tanah ini tanggung jawab pemprov atau pemerintah pusat? Karena saat ini bandara itu sudah diserahkan kepada pemerintah pusat. Kalaupun ada tuntutan warga, siapa yang akan membayar ganti rugi? Ini yang harus diperjelas,” imbuhnya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments